Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun saat melaksanakan Program Penyelamatan Mata Air, Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Wonokerto Turi, Selasa (22/3/2016). (JIBI/Harian Jogja/IST) Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun saat melaksanakan Program Penyelamatan Mata Air, Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Wonokerto Turi, Selasa (22/3/2016). (JIBI/Harian Jogja/IST)
Rabu, 9 Agustus 2017 02:22 WIB Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

PEMKAB SLEMAN
Dinilai Inovatif untuk Administrasi Negara, Inagara 2017 Diraih

Pemkab Sleman mendapatkan penghargaan

Solopos.com, SLEMAN –– Sleman kembali meraih penghargaan skala nasional berupa Inovasi Administrasi Negara (Inagara) 2017. Penghargaan diberikan untuk sejumlah capaian inovasi program administrasi negara yang dilaksanakan Pemkab Sleman pada 2017.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun mengatakan penghargaan ini merupakan kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sleman, khususnya yang telah memberikan inovasi pada percepatan pembangunan daerah.

“Saya berharap penghargaan ini dapat memotivasi munculnya inovasi-inovasi lain agar Sleman dapat terus maju,” ujarnya, Senin, (7/8/2017).

Sejumlah program yang menjadi inovasi Sleman menurutnya antara lain Tua Keladi oleh Puskesmas Gamping I dan Sunday Morning oleh Kecamatan Sleman. Kedua program ini juga sebelumnya telah meraih penghargaan Top 99 Inovasi beberapa waktu lalu. Sri menyampaikan harapannya agar dua inovasi ini menjadi pemicu hadirnya jenis inovasi lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat Sleman.

Penghargaan ini menambah jumlah prestasi Sleman setelah penghargaan Kabupaten Layak Anak dan Adipura yang disabet beberapa waktu lalu. Adapun, Inagara 2017 dianugerahkan langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi  Negara (LAN), Adi Suryanto kepada Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun di Auditorium Gedung Lt. 2 Lembaga Administrasi Negara,  Jakarta Pusat kemarin.

Kepala LAN Adi Suryanto menyampaikan bahwa kriteria penilaian didasarkan pada kemanfaatan,  memberi solusi,  keberlanjutan, kemudahan replikasi, dan kompatibilitas. Telah dipilih lima kabupaten.kota paling inovatif daro total 21 yang diusulkan. Sleman terpilih bersama Kota Makassar, Pontianak, Denpasar, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Adi menambahkan bahwa penganugerahan Inagara Award tersebut bertujuan untuk mempromosikan dan mendorong replikasi inovasi yang telah dilakukan para alumni diklat kepemimpinan kepada publik.

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…