Dua kios di bagian belakang Pasar Ngudi Rejeki Gilingan, Solo tutup, Sabtu (30/5/2015). Selain dua kios itu masih ditemukan sejumlah kios yang tutup pada siang hari. (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Rabu, 9 Agustus 2017 23:35 WIB Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos Solo Share :

PASAR TRADISIONAL SOLO
Atap Kerap Bocor, Pasar Ngudi Rejeki Gilingan Direnovasi

Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Solo, mulai direnovasi.

Solopos.com, SOLO — Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Banjarsari, Solo, mulai dikerjakan sejak dua pekan lalu. Pedagang berharap renovasi dapat meningkatkan kenyamanan pasar.

Kepala Pasar Ngudi Rejeki, Dwi Adi Prihutomo, mengatakan renovasi sudah dilakukan sejak dua pekan lalu. Pada Rabu (9/8/2017), beberapa bagian pun sudah selesai dikerjakan. Dia mengatakan bagian pasar yang direnovasi di antaranya atap, dak, plafon sisi depan, dan lantai atas serta pembenahan teralis tangga.

“Atap dibenahi secara menyeluruh. Dak di lantai atas sisi barat dan di atas musala,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Pelaksanaan renovasi tersebut menjadi satu paket dengan renovasi Pasar Legi dan Pasar Sibela. Ditargetkan secara keseluruhan renovasi ketiga pasar tersebut selesai dalam dua pekan ke depan.

Menurut Dwi, pada Rabu, semua atap sudah dibenahi tinggal memasang sekat tepi atapnya. Sedangkan untuk dak tinggal menyelesaikan lantai atas sisi barat. Sedangkan pembenahan teralis tangga di sisi depan pasar belum dikerjakan.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Rabu, teralis tangga di sisi depan sudah terpasang sejak pasar tersebut dibangun. Namun, kondisi teralis tersebut saat ini hampir terlepas dari tangga sehingga saat dipegang pengguna tangga, teralis bergoyang.

Teralis tersebut bahkan sempat diikat dengan tali plastik pada tiang utama di samping tangga agar tidak bergoyang. Salah satu pedagang, Fadlan, berharap agar teralis besi di tangga depan pasar tersebut juga dibenahi. Tangga tersebut banyak digunakan pengunjung pasar untuk menuju lantai atas pasar.

“Bahaya kalau tidak dibenahi. Pernah ada yang mau jatuh karena besinya mau lepas” kata dia saat ditemui Solopos.com di Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Rabu.

Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, sering dikeluhkan bocor saat hujan lebat. Air hujan bahkan masuk ke kios pedagang dan di lorong pasar, khususnya di lantai atas. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketidaknyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.

 

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…