Artis, Pamela Bowie (kiri) dan Genrifinadi Pamungkas (kanan), menghibur penggemar saat Meet and Greet Film Mars Met Venus di Hartono Lifestyle Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (5/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Artis, Pamela Bowie (kiri) dan Genrifinadi Pamungkas (kanan), menghibur penggemar saat Meet and Greet Film Mars Met Venus di Hartono Lifestyle Mall, Solo Baru, Sukoharjo, Sabtu (5/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 9 Agustus 2017 12:15 WIB Ika Yuniati/JIBI/Solopos Layar Share :

Pamela Bowie dan Ge Pamungkas Buka-Bukaan Soal "Mars Met Venus"

Fil Mars Met Venus dibintangi Pamela Bowie dan Ge Pamungkas.

Solopos.com, SUKOHARJO — Menggarap project film baru berjudul Mars Met Venus, artis Pamela Bowie, 23, dan Ge Pamungkas, 28, harus bertemu setiap hari. Selama proses pengambilan gambar bahkan intensitas pertemuan mereka meningkat. Tak ayal keduanya makin dekat dan kenal karakter asli masing-masing.

Ditambah lagi, menurut Ge, tokoh yang mereka perankan tak jauh beda dengan kehidupan sehari-hari. Ge memainkan tokoh pemuda lulusan arsitektur bernama Kevin yang sangat mencintai kekasihnya bernama Mia. Sedangkan sosok Mia diperankan Pamela.

Seperti orang pacaran pada umumnya, mereka tak jarang bertengkar. Apalagi setelah project membuat video blogging (vlog) pasca lima tahun pacaran, intensitas perdebatan mereka meningkat. Hal sepele pun menjadi bahan adu argumen.

Saat jumpa pers di Hartono Mall Grogol Sukoharjo, Sabtu (5/8/2017), Ge mengatakan beberapa teman dekat yang telah menonton Mars Met Venus mengaku seperti melihat kesehariannya. Mulai polah tingkah konyol, kegiatan bersama teman-teman, bahkan perlakuan dengan sang pacar.

Beberapa adegan dalam film bahkan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi. Salah satunya saat Kevin memberikan kejutan ulang tahun untuk Mia. Alur ceritanya merupakan ide pribadi yang akan direalisasikan saat ulang tahun sang pacar Angie Ang.

“Dalam film ini aku jadi tahu cewek tu kalau di belakang kita ngapain apa. Ngobrolin soal apa aja,” kata dia.

Begitu juga dengan Pamela. Melalui Mars Met venus jadi tahu aktivitas cowok saat mereka berkumpul bersama teman-temannya. Salah satunya kegiatan menggelikan saat mereka sama-sama main video game, yang menurut Pamela sangat tidak masuk akal dan buang-buang waktu.

Meski seolah membuka aib masing-masing karakter pribadi, ia sangat senang terlibat dalam film yang dibikin dua versi tersebut.

“Ya seperti karakter asli kita sehari-hari. Malah saking menjiwainya ketika adegan marah-marah, kami tetap berdebat dan marahan meskipun proses shooting sudah selesai. Soalnya ya aku enggak semata mata acting, tetapi juga membela aku pribadi perempuan pas dia mendebatnya dari sisi laki-laki,” kata dia.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Potensi Lokal untuk Kemandirian Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (11/8/2017). Esai ini karya Hadis Turmudi, mahasiswa Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta dan sedang menulis tesis tentang desa dan otonomi asli. Alamat e-mail penulis adalah adis.mandiri@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Desa-desa di Nusantara yang berjumlah kurang…