Salma Azahra bertemu ayahnya melalui aplikasi GrabBike (Instagram) Salma Azahra bertemu ayahnya melalui aplikasi GrabBike (Instagram)
Rabu, 9 Agustus 2017 15:10 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

Order Ojek Online, Drivernya Ternyata Ayah Sendiri yang Terpisah Bertahun-Tahun

Kisah unik dan mengharukan terjadi dalam proses pemesanan ojek online.

Solopos.com, JAKARTA – Layanan ojek online menjadi pusat pembicaraan warganet karena memunculkan drama mengharukan. Bocah SMA yang memesan ojek online GrabBike mendapat driver  seorang pria yang ternyata ayahnya. Keduanya terkahir bertemu kurang lebih 10 tahun yang lalu.

Kisah unik dan mengharukan ini diunggah pengelola akun Instagram @dramaojol.id, Selasa (8//2017). Ceritanya, bocah SMA bernama Salma Zuhara, 17, memesan GrabBike seperti biasa. Saat driver Grab datang, Salma terkejut karena sosok yang datang seperti pernah ia kenal. Saat dicermati lebih dalam, pria tersebut adalah ayahnya yang sudah lama putus komunikasi dengan Salma. Cerita yang diunggah Salma di Instastory akun @salmazuharaa itu menjadi viral.

Salma mengisahkan ibu dan ayahnya sudah bercerai saat usia Salma baru 7 tahun.  Ia terharu karena dipertemukan dengan ayahnya melalui cara yang tak terduga-duga. “Aku terharu banget setelah ga ketemu papaku bertahun-tahun,” tulis Salma.

Cerita dari Salma itu sontak mengundang komentar dari warganet. Ada yang mengungkapkan rasa haru dan ada yang memperhatikan kemiripan wajah Salma dengan ayahnya.

Instastory Salma saat bertemu ayahnya (Instagram @salmazuharaa)

Instastory Salma saat bertemu ayahnya (Instagram @salmazuharaa)

Masya Allah, sungguh rencana Allah datang dari tempat yang tak diduga-duga,” tulis @agus_triwantoro.

“Mukanya mirip,” tulis @yogeigi.

Amazing, mirip pakai banget ini mukanya,” tulis @shakilaadiba_choirunnisa.

“Turut senang, semoga gak putus kontak lagi ya Salma,” tulis @admair_nanda.

lowongan pekerjaan
CV.ASR MEDIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…