Pemain depan Persis Solo, Rudiyana (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Sragen United dalam kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan) Pemain depan Persis Solo, Rudiyana (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Sragen United dalam kompetisi Liga 2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (30/7). (JIBI/Solopos/M. Ferri Setiawan)
Rabu, 9 Agustus 2017 21:25 WIB Moh. Khodiq Duhri/JIBI/Solopos Indonesia Share :

LIGA 2
Persis Solo Waspadai Lini Serang dan Sayap Persipur

Liga 2 akan menyajikan duel Persis Solo melawan Persipur Purwodadi.

Solopos.com, SOLO — Pelatih Persis Solo, Widyantoro, mencuri kesempatan untuk hadir di Stadion Madya Magelang guna menyaksikan laga antara PPSM Sakti Magelang melawan Persipur Purwodadi pada Minggu (6/8/2017) lalu.

Menurut pelatih yang akrab disapa Wiwid itu, permainan Persipur saat ini sudah mengalami peningkatan dibandingkan penampilan tim berjuluk Laskar Ki Ageng Selo pada putaran pertama Grup 4 Liga 2 Indonesia. Meski kalah, Persipur mampu melesakkan dua gol ke gawang Laskar Macan Tidar, julukan PPSM Magelang.

Kehadiran sejumlah pemain baru telah membuat perubahan dari segi permainan. “Meski kalah, Persipur bisa mengimbangi permainan PPSM. Mereka bermain apik dengan umpan-umpan pendek,” kata Wiwid kala ditemui Solopos.com, seusai memimpin latihan Laskar Sambernyawa di Stadion Manahan, Rabu (9/8/2017).

Selain permainan apik dengan umpan-umpan pendek, Wiwid meminta anak asuhnya mewaspadai lini depan dan lini sayap pemain Persipur. Menurutnya, Persipur punya striker berbahaya seperti Dewangga yang didatangkan dari PSIS Semarang.

“Lini sayap Persipur juga tampil menonjol. Ada pemain dari Irian yang punya kecepatan membawa bola. Menghadapi Persipur, saya berharap anak-anak tampil lebih percaya diri. Pemain tidak boleh meremehkan Persipur. Mudah-mudahan performa anak-anak lebih baik daripada saat menghadapi Persiba Bantul,” kata Wiwid.

Wiwid mengakui penampilan M. Wahyu dkk. cenderung menurun saat menjamu Sragen United pada Minggu (30/7/2017) lalu. Ini tidak lepas dari turunnya sanksi disiplin dari Komdis PSSI yang baru diterima para pemain kurang dari 24 jam sebelum kick off.

Sanksi pengurangan tiga poin dan kalah walk out (WO) dengan skor 0-3 itu diakui Wiwid telah mempengaruhi performa anak asuhnya di atas lapangan. Penampilan Laskar Sambernyawa mulai membaik saat menjamu Persiba Bantul pada Kamis (3/8/2017) lalu.

“Saya sudah meminta anak-anak untuk tidak memikirkan sanksi itu. Saya minta mereka fokus berjuang di lapangan. Melawan Persipur, kami akan mendapat dukungan penuh dari Pasoepati. Mudah-mudahan anak-anak bisa tampil lebih bersemangat untuk meraih tiga poin.” papar Wiwid.

Lowongan Pekerjaan
Staf IT Rumah Sakit Mata Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Seni Rupa Solo dan Melindurisme

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (5/8/2017). Esai ini karya Halim H.D., seorang networker kebudayaan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah halimhade@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Cara paling gampang untuk mengingat, apalagi dalam bentang sejarah, lihat saja jejak yang besar….