Bocah berseragam terjebak di coran beton yang masih basah (Instagram) Bocah berseragam terjebak di coran beton yang masih basah (Instagram)
Rabu, 9 Agustus 2017 19:15 WIB Muhammad Rizal Fikri/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

KISAH UNIK
Setelah Wanita Pengendara Motor, Remaja Ini Juga "Kecemplung" Cor Beton

Kali ini kisah unik melewati coran beton basah terjadi di Blitar, Jawa Timur.

Solopos.com, BLITAR – Peristiwa unik tentang pengendara sepeda motor yang melewati coran beton yang masih basah kembali viral di media sosial. Setelah sebelumnya kisah unik tersebut melibatkan wanita pengendara motor, kini bocah berseragam.

Diunggah pengelola akun @makrumpita, Selasa (8/8/2017). Peristiwa bocah laki-laki mengendarai sepeda motor melintasi coran beton yang masih basah terjadi di Blitar, Jawa Timur.

“Ternyata kejadian ‘kejebak’ di jalan raya yang masih basah [dalam tahap pengecoran] tidak hanya dialami ibu-ibu pengendara motor matik di Bogor, Jawa Barat,” tulis @makrumpita.

Dalam video yang diunggah @makrumpita terlihat bocah berseragam terjebak di jalan perkambungan yang masih dalam proses pengecoran. Roda sepeda motor tampak terbenam coran yang masih basah.

Bocah itu tampak kesusahan memundurkan sepeda motornya, kemudian ada pria bersepatu bot mendekati bocah tersebut membantu menarik sepeda motor keluar dari coran.

Dalam keterangan akun @makrumpita peristiwa unik itu terjadi di ruas jalan Desa Sidodadi, Sumberagung, Kabupaten Blitar.

Video tersebut mengundang komentar dari warganet. Sebagian besar bertanya mengenai ada tidaknya tanda atau palang pembatas jalan sedang diperbaiki.

“Lah, memang tidak ada palang ya? Apa sengaja?” tulis @rhinie_0621.

“Kok ga dikasih tanda atau palang kayu?” tulis @nurlela.n.

“Biasanya jalan sudah ditutup jauh dari sana dilihat dari cor separuh, berarti sistemnya gantian, sementara jalan satunya ditutup. Jadi jangan asal ngomong ga ada pembatasnya,” tulis @saras.008.

 

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…