Papan daftar harga ojek perahu di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng. (Facebook.com-Kalah Patas Yen Rakpopo) Papan daftar harga ojek perahu di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jateng. (Facebook.com-Kalah Patas Yen Rakpopo)
Rabu, 9 Agustus 2017 12:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KISAH UNIK
Ojek Perahu di Demak Ini Bisa Antar ke Arab Saudi?

Kisah unik datang dari ojek perahu di Demak yang pelayanan perjalanan ke Arab Saudi dipertanyakan kebenarannya.

Solopos.com, DEMAK – Layanan ojek perahu di kawasan sekitar objek wisata religi Makam Mbah Mudzakir di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) mengundang perhatian warganet di media sosial Facebook dengan kisah uniknya. Pasalnya, pada papan price list atau daftar harga layanan ojek perahu di kawasan tersebut tercantum layanan perjalanan ke Arab Saudi.

Kisah unik itu kali pertama dipaparkan pengguna akun Facebook Kalah Patas Yen Rakpopo di dinding grup Facebook Warga Demak, Minggu (6/8/2017). “Wah marem lur ojek tekan arab saudi bisa hahaha. Di Mbah Mudzakir [Mantap, naik ojek perahu bisa sampai ke Arab Saudi. Di dekat makam Mbah Mudzakir],” tulisnya dengan menyertakan foto keterangan foto papan price list layanan ojek perahu di kawasan tersebut.

Pada foto papan price list yang diunggah, terlihat ada beberapa rute yang dapat ditempuh para pengguna jasa ojek perahu tersebut. Untuk ke Makam Mbah Mudzakir, pengguna jasa dikenai biaya Rp5.000/orang. Sedangkan untuk ke kawasan wisata hutan bakau, pengguna jasa wajib membayar Rp20.000/orang. Namun, pada layanan ke Arab Saudi, di price list tersebut hanya terdapat emotikon wajah yang menjulurkan lidah.

Tentu saja warganet menganggap layanan ke Arab Saudi yang tertera di price list Ojek Perahu di salah satu kawasan wisata di Demak itu hanyalah banyolan dari si pemilik perahu. Komentar kocak pun dilontarkan netizen dalam kolom komentar foto tersebut.

Tak bayar sejuta terke mekah mas ora tekan kono dusone gedi [Saya bayar Rp1 juta untuk mengantar ke Mekah. Jika tak sampai dosanya besar],” ungkap pengguna akun Facebook Syech Ulo.

Terlepas dari kisah unik itu, warganet menganggap tarif yang dipatok pemilik perahu untuk mengantarkan wisatawan ke Makam Mbah Mudzakir dan kawasan hutan bakau di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak itu terlalu mahal. Pasalnya, warganet menganggap jarak dari pangkalan ojek perahu ke dua kawasan tersebut terbilang dekat. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

SMK MUHAMMADIYAH 04 BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Seni Rupa Solo dan Melindurisme

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (5/8/2017). Esai ini karya Halim H.D., seorang networker kebudayaan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah halimhade@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Cara paling gampang untuk mengingat, apalagi dalam bentang sejarah, lihat saja jejak yang besar….