Bayi dengan ari-ari membusuk yang ditemukan di lubang spetic tank (Facebook) Bayi dengan ari-ari membusuk yang ditemukan di lubang spetic tank (Facebook)
Rabu, 9 Agustus 2017 21:35 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

KISAH TRAGIS
Ditemukan di Septic Tank, Bayi di Indramayu Masih Hidup

Kisah tragis kali ini tentang bayi dengan ari-ari membusuk yang ditemukan di septic tank.

Solopos.com, SOLO – Warganet dibuat heboh dengan video penemuan bayi laki-laki di dalam lubang septic tank (jamban) sebuah rumah kosong.

Rekaman kejadian tragis yang diunggah di laman Facebook Kumpulan Berbagai Macam Video, Selasa (8/8/2017) itu membuat hati warganet teriris.

Dalam video tersebut terlihat beberapa warga Blok Nambo, Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat berusaha menyelamatkan bayi mungil berjenis kelamin laki-laki. Mereka tampak mengorek lubang pembuangan yang tertutup jaring, kayu, dan rumput.

Sejurus kemudian, seorang pria turun ke lubang untuk menyelamatkan bayi mungil yang hanya dibalut jarit berwarna cokelat. Dalam sekejap, bayi mungil yang masih bergerak itu langsung menjadi tontotan warga setempat.

“Penemuan bayi di lubang septic tank di daerah Nambo. Ya Allah, tega-teganya bayi yang tak berdosa,” tulis pengelola laman Kumpulan Berbagai Macam Video sebagai deskripsi. (Baca: Penemuan Bayi)

Video yang telah dibagikan sekitar 5.100 kali dan mendapat sekitar 2.600 reaksi itu pun ramai dikomentari warganet. Beberapa dari mereka menyalahkan tindakan warga yang menjadikan bayi itu sebagai tontonan.

“Heran sama yang menolong. Apa salahnya langsung diangkat. Digendong kasih kain, kasihan kan bayinya malah ditonton kayak gitu. Apa salahnya dibawa ke bidan terdekat atau rumah sakit. Geregetan banget lihatnya. Enggak kasihan apa sama bayinya itu ya Allah. Semoga selalu diberi kesehatan ya nak, panjang umur, murah rezeki, selamat dunia akhirat, amin,” tulis Kencana Wungu.

“Yang nolong gimana sih. Coba bayinya langsung diselimuti pakai baju terus dibawa ke rumah sakit terdekat. Bukannya malah ditonton gitu, kasihan kepanasan,” sambung Chandra Prestiawan.

Astaghfirullah, kenapa yang nolong hanya melihat saja. Bukannya dia bayi bernyawa. Kenapa tidak langsung digendong di bawa ke tempat yang layak untuk diberikan pertolongan. Coba kalau itu anak kaian tegakah kalau hanya dilihat-lihat saja?” protes Irina Endang.

Dikutip Solopos.com dari Liputan 6, Rabu (9/8/2017) menurut keterangan warga, bayi itu ditemukan dengan kondisi terluka di bagian kepala sebelah kanan.

Kondisinya makin memprihatinkan lantaran ari-arinya yang baru saja terlepas sudah membusuk. Saat ini bayi tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan intensif.

Sementara pihak Kepolisian Indramayu masih menyelidiki siapa pelaku pembuang bayi itu. Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin mengatakan, pihaknya berencana melakukan tes DNA untuk menemukan pelaku.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…