Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (kedua kanan), didampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo (kanan), menerima keris seusai dikirab dari Loji Gandrung menuju Museum Keris Nusantara, Solo, Rabu (9/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos) Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (kedua kanan), didampingi Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo (kanan), menerima keris seusai dikirab dari Loji Gandrung menuju Museum Keris Nusantara, Solo, Rabu (9/8/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)
Rabu, 9 Agustus 2017 11:15 WIB Indah Septiyaning W./JIBI/Solopos Solo Share :

Keris Masterpiece Diarak dari Loji Gandung ke Museum Keris Solo

Museum Keris Solo diresmikan hari ini.

Solopos.com, SOLO — Puluhan peserta mengikuti kirab keris peresmian Museum Keris Solo, Rabu (09/08/2017). Sebuah keris masterpiece diarak dalam prosesi peresmian museum keris satu-satunya di dunia tersebut.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, prosesi kirab dimulai pukul 10.45 WIB dari rumah dinas wali kota di Loji Gandrung di Jl. Slamet Riyadi Solo menuju Museum Keris di Jl. Bhayangkara Sriwedari Solo.

Peserta kirab mengenakan pakaian jawi jangkep diikuti pasukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Jaga Tirta. Selain itu sembilan kurator mengikuti kirab tersebut. Mereka membawa koleksi keris yang diarak dari rumah dinas Loji Gandrung menuju Museum Keris.

Koleksi keris ini kemudian secara simbolis diserahkan kepada Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo sebagai rangkaian prosesi peresmian Museum Keris.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Dinas Kebudayaan (Disbud) Solo Bambang Marsudi Budi Santoso mengatakan kirab tersebut sebagai upaya Pemkot mempromosikan Museum Keris kepada khalayak umum.

“Mereka kami harapkan bisa berbondong-bondong datang ke museum dan melihat koleksi pusaka nusantara,” katanya.

Makna kirab sekaligus menandai selesainya pembangunan Museum Keris yang diserahkan kepada Pemkot untuk pengelolaannya. Prosesi arak-arakan keris sebagai pengingat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggagas pembangunan museum semenjak menjadi Wali Kota Solo saat itu.

“Prosesi arak-arakan keris untuk mengingatkan kembali pada Pak Jokowi selaku wali kota dulu yang punya cita-cita memiliki Museum Keris, sekarang sudah jadi dan siap diresmikan,” katanya.

lowongan pekerjaan
Netra-Group, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Televisi Kita Bersengkarut

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (31/10/2017). Esai ini karya Abraham Zakky Zulhazmi, pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah abrahamzakky@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Program Rumah Uya sukses menyabet predikat talkshow terfavorit dalam…