Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra didampingi jajarannya menunjukan barang bukti berikut tersangka (belakang) kasus main hakim sendiri dan pembakaran pria yang diduga mencuri alat amplifier musala, di Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Risky Andrianto) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Asep Adisaputra didampingi jajarannya menunjukan barang bukti berikut tersangka (belakang) kasus main hakim sendiri dan pembakaran pria yang diduga mencuri alat amplifier musala, di Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Risky Andrianto)
Rabu, 9 Agustus 2017 19:00 WIB Juli ER Manalu/JIBI/Bisnis Hukum Share :

Kelima Pelaku Penganiayaan & Pembakaran Pria di Bekasi Ditangkap

Total ada lima orang yang telah ditangkap dalam kasus penganiayaan dan pembakaran pria di Bekasi.

Solopos.com, JAKARTA — Tiga dari lima orang buron yang terlibat dalam kasus penganiayaan dan pembakaran MA — pria yang dituduh sebagai pencuri amplifier Musala Al-Hidayah di Babelan, Kabupaten Bekasi — akhirnya ditangkap polisi.

Dengan demikian, polisi telah menangkap lima orang tersangka dalam kasus ini. “Sudah ditangkap lagi tiga orang. Jadi, ada lima totalnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes R.P. Argo Yuwono, Rabu (9/8/2017).

Namun, ketika ditanya terkait identitas para pelaku yang baru ditangkap, Argo belum mau membeberkan. Kelima orang ini disebut ikut melakukan pengeroyokan seperti yang dimuat dalam pasal 170 KUHP.

Ketiganya saat ini ditahan di Polres Metro Bekasi dan masih terus diperiksa untuk keperluan pengembangan mencari pelaku lainnya. “Untuk jumlah pelaku berapa pastinya belum tahu, karena masih pengembangan terus,” tambah Argo.

Sebelumnya, dua orang terduga pelaku pengeroyokan, yakni NNH dan SH, telah ditangkap terlebih dulu. Keduanya menjadi tersangka karena turut melakukan pengeroyokan dengan cara menendang di bagian perut dan punggung.

Lowongan Pekerjaan
PT. SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Seni Rupa Solo dan Melindurisme

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (5/8/2017). Esai ini karya Halim H.D., seorang networker kebudayaan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah halimhade@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Cara paling gampang untuk mengingat, apalagi dalam bentang sejarah, lihat saja jejak yang besar….