Kolam tambak udang tampak berdekatan dengan jalur jalan lintas selatan di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Rabu (7/1/2015). Keberadaan tambak nantinya tergusur proyek jalan karena lebar JJLS diperluas sampai 30 meter. (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani) Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Bhekti Suryani)
Rabu, 9 Agustus 2017 23:22 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

JJLS Bantul Bakal Jadi Pusat Ekonomi Baru

JJLS Bantul akan ditopang pembangunan infrastruktur baru

Solopos.com, BANTUL — Kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang melintasi Kabupaten Bantul digadang-gadang menjadi pusat ekonomi baru. Tahun depan, sejumlah infrastruktur dipastikan dibangun di kawasan ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul Fenti Yusdayati mengatakan kawasan JJLS dalam skenario pembangunan daerah sudah digadang-gadang menjadi pusat ekonomi baru dengan aktivitas perdagangan dan jasa.

“Di sana enggak hanya ada jalan, tapi akan ada pusat kuliner, perdagangan seperti souvenir, SPBU [Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum] serta rest area,” ungkap Fenti Yusdayati. Rabu (9/8/2017). Langkah menjadikan JJLS sebagawai kawasan ekonomi baru di Bantul bukan main-main.

Dalam program Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018, Pemkab Bantul  telah mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk membangun infrastruktur yang mendorong lahirnya kawasan perdagangan dan jasa.

Pemkab kata Fenti telah mengajukan anggaran senilai Rp1,3 miliar untuk membangun rest area di sepanjang JJLS. Tahun depan, resta area ditargetkan telah berdiri di kawasan ini.

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…