Menkumham Yasonna Laoly (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah), dan Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (kiri) mengikuti Sidang Kabinet Paripurna tentang RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Puspa Perwitasari)
Rabu, 9 Agustus 2017 17:18 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

Fitnah Bertebaran, Pemuda Muhammadiyah Desak Jokowi Bereskan Isu Reshuffle

Pemuda Muhammadiyah mendesak Presiden Jokowi menyelesaikan isu reshuffle kabinet agar tak menimbulkan fitnah.

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda (PM) Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak, mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menuntaskan rencana perombakan kabinet.

Menurutnya, isu reshuffle terakhir ini terus bergulir sehingga menyebabkan beberapa politikus menebar fitnah terhadap sejumlah menteri.

“Politik miskin etika ini sudah terlalu mengotori kehidupan sosial politik kita, penting buat Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan rencana ressuffle untuk menghindari tambahan polemik kotor diruang sosial politik kita,” ujar Dahnil melalui siaran persnya, Rabu (9/8/2017).

Selain itu, tambah Dahnil, politik yang berlangsung saat ini cenderung tidak produktif dan menghabiskan energi Indonesia untuk membangun.
“Perlu sikap tegas dan terang Presiden untuk menghindari polemik yang tidak produktif,” ujarnya.

Sejumlah nama dalam Kabinet Kerja Jokowi sempat disebut-sebut akan diganti seiring perkembangan dan dinamika politik terkini. Salah satunya adalah Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN). PAN dinilai tidak sejalan dengan sejumlah program pemerintah selain tidak sependapat soal UU Pemilu.

Selain itu, nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Negara BUMN Rini Soemarno juga sering disebut-sebut sebagai orang yang akan terkena gerbong reshuffle. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi dari Istana.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…