Emil Elestianto Dardak (Dok/JIBI/Solopos/Antara) Emil Elestianto Dardak (Dok/JIBI/Solopos/Antara)
Rabu, 9 Agustus 2017 17:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

Bupati Emil Jenguk dan Azani Bayi Gelandangan Penderita Sakit Jiwa

Bupati Emil menjenguk bayi yang dilahirkan gelandangan penderita sakit jiwa.

Solopos.com, TRENGGALEK — Seorang wanita gelandangan penderita gangguan jiwa asal Magelang melahirkan bayinya di teras rumah warga di RT 003/RW 001 Dusun Sukorejo, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Selasa (8/8/2017) siang.

Gelandangan yang belakangan diketahui bernama Malikah itu melakukan persalinan sendiri di emperan rumah warga di RT 03/ RW 01 Dusun Sukorejo, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, Selasa, sekitar pukul 14.40 WIB.

Persalinan secara darurat itu kemudian diketahui warga dan segera mendapat bantuan penanganan dari seorang kader posyandu bernama Uswatul Hasanah.

Dari laporan warga, beberapa petugas dari unsur babinsa TNI, babinkamtibmas Polres Trenggalek, perangkat desa, dan dinas sosial lalu melakukan upaya pertolongan dengan menghubungi pihak RSUD dr. Soedomo, Trenggalek sehingga perempuan gelandangan penderita gangguan jiwa yang berusan melahiran berikut bayinya segera dievakuasi menuju rumah sakit guna mendapat perawatan intensif.

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak pun menyempatkan diri membesuk bayi tersebut yang dirawat di RSUD dr. Soedomo, Trenggalek, Rabu (9/8/2017) dini hari.

Bupati yang juga suami artis Arumi Bachsin ini merekam video dirinya saat menengok jabang bayi mungil yang kini dirawat intensif di ruang bayi Matahari RSUD dr. Soedomo lalu membaginya ke media sosial dan kelompok percakapan WhatsApp.

“Netizen yang saya hormati. Kejadian ini benar-benar menyayat hati kami semua. Namun demikian, kami bersyukur tim Pemkab Trenggalek saat ini telah merespons cepat kejadian ini dan memberikan pelayanan sigap,” sapa Bupati Emil di awal unggahan videonya.

Dalam video berdurasi 02 menit 25 detik, Emil memperlihatkan sejumlah bayi yang masih dalam masa perawatan medis, termasuk bayi yang baru lahir Selasa dari rahim gelandangan penderita gangguan jiwa asal Magelang bernama Malikah (awalnya mengaku nama Inem).

Di dekatnya, Emil juga menunjukkan keberadaan sejumlah perawat perempuan yang bertugas memantau dan merawat bayi-bayi di ruang Matahari RSUD dr. Soedomo tersebut.

“Saya seharian ada di Munjungan, lokasi yang sangat jauh dari [Kota] Trenggalek. Saya baru mendapat informasi malam dan ternyata mendengar kabar dari rumah sakit ternyata sudah mendapat penanganan terbaik bayi yang sangat lucu ini,” kata Emil sembari mengarahkan kamera ponsel genggamnya yang digunakan merekam video ke arah bayi.

Saat merekam video itu Emil menyebut jam menunjuk pukul 24.00 WIB. Ia berada di ruang perawatan bayi itu hingga Rabu dini hari.

Emil juga mengaku sempat membisikkan adzan ke telinga bayi perempuan yang lahir dengan bobot 3,05 kilogram tersebut.

Emil memastikan bayi dan ibu bayi yang menderita gangguan jiwa saat ini dalam perawatan intensif RSUD dr Soedomo, Trenggalek.

“Semoga bayi ini rencananya keluarganya dari Magelang sudah akan datang ke sini untuk menjemput. Alhamdulillah,  jadi mudah-mudahan bayi ini aman. Kita tentunya akan memproses dulu sesuai hukum sesuai aturan sebelum menyerahkan bayi ini kepada keluarganya. Demikian selamat malam, wassalamualaikum warrohmatullohi wabarakatuhu,” tutup Emil.

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Etika, Menjaga Eksistensi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (14/8/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Pada Sabtu-Senin (5-7/8/2017) lalu saya menghadiri pertemuan majelis etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se-Indonesia di Jakarta. Sejak organisasi…