Ashanty (Instagram @ashanty_ash) Ashanty (Instagram @ashanty_ash)
Rabu, 9 Agustus 2017 13:00 WIB JIBI/Solopos.com/Okezone Issue Share :

Ashanty Ceritakan Kronologi Keguguran yang Dialaminya

Ashanti mengungkap hal tersebut terjadi saat ia tengah ujian di kampus.

Solopos.com, JAKARTA – Ashanty akhirnya membeberkan kronologi keguguran yang dialaminya. Istri Anang Hermansyah itu rupanya tidak panik saat kejadian itu menimpa dirinya.

Dilansir Okezone, Selasa (8/8/2017), Ashanti mengungkap hal tersebut terjadi saat ia tengah ujian di kampus. Namun, penyebabnya keguguran ternyata tidak jauh berbeda dengan kasus-kasus yang pernah dialaminya dahulu.

Sama dengan tiga kasus sebelumnya, kasus keguguran yang kali ini terjadi pun disebabkan karena pengentalan darah dalam kandungan. Otomatis, ini jadi kali keempat Ashanty mengalami keguguran karena sebab yang sama. Kendati demikian, ia tidak membutuhkan kuret untuk kegugurannya kali ini karena mengalami banyak pendarahan.

“Aku kemarin di kampus kemarin ujian final, ada dua presentasi, pagi sama siang. Yang pagi selesai, ke kamar mandi lah jam 11, setengah 12. Pendarahan banyak. Dari situ pas cek ke dokter, ternyata aku punya pengentalan darah lagi,” ungkap Ashanty Ketika ditemui di kediamannya di kawasan Villa Cinere Mas, Tangerang Selatan.

Menurut pemaparan Ashanty, kehamilannya memang selalu mengalami pengentalan darah sehingga ia harus selalu meminum obat pengentalan darah untuk membantu keberhasilannya mengandung anak pertamanya, Arsy. Namun, hal itu tidak terjadi sama sekali ketika mengandung adik Arsy yaitu Arsya, sehingga Ashanty cenderung cuek terhadap pengentalan darah itu. Karenanya, pengentalan darah kembali di kehamilan keenamnya tersebut.

Sekaligus menjelaskan penyebab kegugurannya, Ashanty juga menampik bahwa hal itu disebabkan karena terlalu banyak jalan-jalan ketika hamil muda. Ia dan keluarga diketahui baru saja menghabiskan waktu bertamasya ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Jadi bukan karena ke NTT atau ke mana. Alhamdulillah selama mengandung Arsy sama Arsya itu mau dibawa ke Jember kek, mau dibawa naik bus kek, naik kereta, itu kandunganku selalu kuat. Tapi masalahku selalu pengentalan darah,” tambahnya.

Menurutnya, orang-orang di sekitarnya jadi kaget, sedih, dan iba melihat musibah Ashanty itu. Salah satunya, ia diperbolehkan menyusul ujian siang di kampusnya tersebut. Namun, ia mengaku sudah terbiasa dengan keguguran sehingga sudah sedikit mempersiapkan mental ketika harus menghadapi kemungkinan terburuk dari kehamilannya tersebut. Ia semakin terbantu karena kehamilannya baru berusia sangat muda, yaitu empat minggu lima hari.

“Stres berat itu enggak sih. Kadang lucu juga teman-teman kampus bilang,”Kok keguguran mukanya enggak panik gitu?” Karena aku kayak gini tuh udah berkali-kali. Stres pasti ada lah ya, tapi namanya makin lama dalam kandungan kan kita yang makin yang kayak punya angan-angan. Cuma mungkin memang udah jalannya, semua kan ada jalannya gitu,” tutup Ashanty.

Lowongan Pekerjaan
Staf IT Rumah Sakit Mata Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Seni Rupa Solo dan Melindurisme

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (5/8/2017). Esai ini karya Halim H.D., seorang networker kebudayaan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah halimhade@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Cara paling gampang untuk mengingat, apalagi dalam bentang sejarah, lihat saja jejak yang besar….