Suasana stand SD Islam Al Azhar 38 di Bantul Expo 2017, kompleks Pasar Seni Gabusan, Jumat (28/7/2017). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja) Suasana stand SD Islam Al Azhar 38 di Bantul Expo 2017, kompleks Pasar Seni Gabusan, Jumat (28/7/2017). (Rheisnayu Cyntara/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 8 Agustus 2017 13:55 WIB Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja Bantul Share :

Transaksi Bantul Expo Capai Rp14,2 Miliar

Pemerintah mengklaim event Bantul Expo 2017 menghasilkan transaksi jual beli hingga Rp14,2 miliar

 

Solopos.com, BANTUL- Pemerintah mengklaim event Bantul Expo 2017 menghasilkan transaksi jual beli hingga Rp14,2 miliar.

Ketua Panitia Bantul Expo 2017 Subiyanta Hadi mengatakan, sejak dilaksanakan selama sepuluh hari hingga malam penutupan yang berlangsung Minggu (6/8/2017) malam, Bantul Expo telah dikunjungi lebih kurang dari 700.000 orang dengan nilai transaksi sebesar Rp14,2 miliar rupiah. Ia mengklaim nilai transkasi tersebut lebih tinggi dari tahun lalu.

Tahun lalu, nilai transaksi Bantul Expo hanya sebesar Rp12 miliar. Kenaikan nilai transaksi dikarenakan pada tahun ini terdapat stan otomotif yang menjual mobil dan sepeda motor. Nilai transaksi barang otomotif mencapai hingga ratusan juta satu unitnya.

Menurut Subiyanta Hadi, nilai transaksi Bantul Expo diketahui dari blanko yang disebar panitia ke setiap stan. “Jadi angka Rp14,5 miliar itu enggak ngoyoworo [tidak asal mengira-ngira atau asal-asalan]. Panitia mengedarkan blanko ke stan, sore diambil. Salah satu sampel dari Kecamatan Pundong  satu malam transaksinya dua juta,” kata Subiyanta Hadi.

Pada tahun ini, Bantul Expo diikuti stan pemerintah sebanyak 88 unit dan swasta 194 unit serta sajian panggung hiburan berupa pentas seni musik dan tari.

Lowongan Pekerjaan
PT. KELOLA JASA ARTHA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…