Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (kanan) berbincang dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Solopos, Suwarmin, di sela-sela kunjungannya ke Griya Solopos, Selasa (8/8/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos) Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (kanan) berbincang dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Solopos, Suwarmin, di sela-sela kunjungannya ke Griya Solopos, Selasa (8/8/2017). (Hijriyah Al Wakhidah/JIBI/Solopos)
Selasa, 8 Agustus 2017 20:00 WIB Hijriah Al Wakhidah/JIBI/Solopos Peristiwa Share :

PILGUB JATENG
Serius Nyagub, Sudirman Said Konsolidasikan Relawan

Pilgub Jateng diramaikan oleh nama Sudirman Said.

Solopos.com, SOLO — Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said kian menunjukkan keseriusannya untuk bisa maju dalam ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng tahun 2018.

Dia bahkan mulai mengagendakan konsolidasi dengan sukarelawan-sukarelawan yang bermunculan di daerah-daerah. “Tanggal 20 Agustus mendatang kami akan mengkonsolidasikan sekitar 2.000 sukarelawan dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Jateng. Ini sebenarnya konsolidasi kedua, yakni perkenalan secara resmi, penyampaian visi misi, cita-cita ke depan, hingga rencana kerja,” kata Sudirman, saat berbincang dengan Solopos.com, di sela-sela kunjungannya ke Griya Solopos, Selasa (8/8/2017).

Sudirman mengatakan sukarelawan ini muncul atas inisiatif rekan-rekannya di daerah atau teman lamanya, termasuk masyarakat umum yang mengetahui keinginannya maju di Pilgub melalui media. “Selain di Jateng, tim sukarelawan di Jakarta juga sudah mulai terbentuk,” tutur dia.

Di satu sisi, Sudirman terus memperkenalkan diri kepada masyarakat setidaknya untuk menaikkan elektabilitas. Dia juga terus berkomunikasi dengan partai politik (parpol) terutama dengan Gerindra, PKS, dan PAN. Komunikasi tidak hanya dengan pimpinan parpol di tingkat Jateng tetapi tingkat pusat.

“Komunikasi kami dengan Gerindra sudah cukup panjang. Kami tidak hanya bicara soal Jateng tapi juga nasional. Dengan PKS juga. Kedua parpol itu selalu berhubungan baik mulai dari Pilkada DKI, Jabar, Jatim, jadi mungkin nanti di Jateng juga akan sama.”

Meskipun sudah berkomunikasi baik, namun Sudirman merasa tak perlu nggege mangsa alias terlalu optimistis bisa mendapatkan tiket maju Pilgub Jateng dari partai tersebut. Partai tentu punya banyak pertimbangan. Baginya, semakin banyak kandidat yang muncul, maka kualitas pilgub akan semakin baik.

Dia berharap para pimpinan parpol akan memilih calon yang terbaik baik dari sisi integritas hingga elektabilitas. Sudirman belum bersedia berbicara lebih jauh sosok yang paling berpeluang berpasangan dengan dirinya jika berhasil maju Pilgub Jateng. Komunikasi dengan tiga parpol itupun belum pernah membahas sampai pada masalah pasangan.

“Partai akan punya aspirasi sendiri. Namun, bagi saya kriteria gubernur dan wakil gubernur itu seperti dwitunggal. Cara pandang dan nilai-nilai yang diyakini termasuk yang dicita-citakan untuk Jateng sebisa mungkin ada kesamaan.”

Sementara itu, dalam kunjungannya ke Griya Solopos, Sudirman Said ditemui langsung oleh Pemimpin Redaksi Harian Umum Solopos, Suwarmin.

Suwarmin berharap Pilgub Jateng 2018 menjadi ajang pemilu yang cerdas. Tim sukses calon tidak perlu menggoreng isu-isu murahan yang tidak berkorelasi dengan kepentingan masyarakat jangka panjang. Suwarmin juga memastikan Solopos akan tetap menjaga integritas dan netralitas dalam pemberitaan seputar Pilgub Jateng.

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…