Wardoyo Wijaya (Rudi Hartono/JIBI/Solopos) Wardoyo Wijaya (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)
Selasa, 8 Agustus 2017 22:15 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos Sukoharjo Share :

PILGUB JATENG 2018
Raihan 85% Suara di Pilkada 2015 Jadi Modal Bupati Sukoharjo Maju Pilgub

Bupati Sukoharjo siap menghadapi pertarungan di Pilgub Jateng 2018.

Solopos.com, SUKOHARJO — Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, serius dengan niatnya maju sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah setelah mendaftarkan diri ke DPD PDIP Jateng.

Raihan lebih dari 85 persen suara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sukoharjo pada 9 Desember 2015 lalu menjadi modal Wardoyo. Kala itu, Wardoyo yang berpasangan dengan Purwadi meraup 355.438 suara atau sekitar 85,20 persen. (Baca juga: Bupati Sukoharjo Ramaikan Bursa Cagub-Cawagub)

Hal itu diungkapkan Wardoyo di sela-sela acara peletakan batu pertama proyek sanitasi sekolah PT Konimex di SDN Sanggrahan 01, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol, Selasa (8/8/2017). Perolehan suara Wardoyo yang diusung PDIP pada Pilkada Sukoharjo merupakan persentase tertinggi di Jawa Tengah.

Hal ini menjadi modal utama Wardoyo untuk bertarung di event demokrasi terbesar di Jawa Tengah pada Juni 2018. “Perolehan suara di atas 85 persen pada Pilkada Sukoharjo. Alhamdulillah, saya punya modal dan memberanikan diri mendaftar dalam penjaringan cagub di PDIP,” kata dia.
Orang nomor satu di Sukoharjo ini mengungkapkan telah terpilih menjabat sebagai Bupati selama dua periode berturut-turut yakni 2010-2015 dan 2015-2020. Sesuai instruksi partai, kader yang telah dua kali menjabat mendaftar sebagai cagub-calon wakil gubernur (cawagub) PDIP pada Pilgub Jateng.

Kader partai yang telah terpilih menjadi bupati selama dua periode merupakan kader potensial di daerahnya. “Itu instruksi partai, ya harus dilaksanakan para kader. Kader partai yang telah dua periode menjabat sebagai kepala daerah dipersilakan mendaftar. Saya tetap tegak lurus dengan instruksi partai,” ujar Wardoyo.

Wardoyo menjelaskan pendaftaran cagub-cawagub PDIP merupakan salah satu mekanisme partai untuk mencari kader terbaik pada Pilgub Jateng. Pengurus DPP PDIP bakal memberi rekomendasi kepada salah satu bakal cagub-cawagub untuk bertarung pada Pilgub Jateng.

Wardoyo menyerahkan wewenang sepenuhnya kepada pengurus DPP PDIP ihwal rekomendasi cagub. Dia bakal mendukung cagub-cawagub yang mendapat rekomendasi dari pengurus DPP PDIP.

“Rekomendasi cagub merupakan wewenang partai. Itu keputusan partai yang harus dilaksanakan kader. Siapa pun yang dipasang akan saya dukung,” papar dia.

Sebelumnya, Wardoyo Wijaya ikut meramaikan bursa cagub dengan mendaftar ke DPD PDIP Jateng pada Selasa (25/7/2017). Wardoyo mengirim utusan untuk mengambil berkas formulir pendaftaran cagub-cawagub di Kantor DPD Jateng di Semarang.

Berkas formulir pendaftaran cagub diambil Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo, Wawan Pribadi, yang membawa surat kuasa bermeterai. Selain Wardoyo, sejumlah kader PDIP lainnya ikut mendaftar sebagai cagub seperti Bupati Kudus Musthofa dan Ketua DPC PDIP Klaten yang juga eks Bupati Klaten Sunarna.

Selain itu, lebih dari 15 orang telah mengambil formulir pendaftaran cawagub. Mereka dari berbagai latar belakang seperti kepala daerah, pengacara, hingga pengusaha.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…