Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memadamkan api saat simulasi pemadaman kebakaran di Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo) Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) memadamkan api saat simulasi pemadaman kebakaran di Kota Madiun, Jawa Timur, Senin (7/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Siswowidodo)
Selasa, 8 Agustus 2017 19:05 WIB JIBI/Solopos/Antara Madiun Share :

Petugas Linmas dan Satpol PP Kota Madiun Berlatih Padamkan Api

Personel linmas dan Satpol PP Kota Madiun diajari cara memadamkan kebakaran.

Solopos.com, MADIUN — Sebanyak 50 petugas Satpol PP dan 150 petugas Linmas Kota Madiun mengikuti pelatihan pemadam kebakaran yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja setempat sebagai antisipasi bencana kebakaran, Senin (7/8/2017).

Simulasi digelar selama sehari meliputi teori di balai Kantor Kelurahan Pilangbango dan dilanjutkan praktik berupa simulasi pemadaman kebakaran di Lapangan Pilangbango, Kota Madiun.

Kepala Satpol PP Kota Madiun Sunardhi Nurcahyono mengatakan latihan teori dan praktik pemadaman kebakaran dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan petugas Satpol PP dan memberdayakan masyarakat yang tergabung sebagai petugas Linmas di masing-masing kelurahan.

“Selain melatih petugas Satpol PP kami juga ingin memberdayakan satuan perlindungan masyarakat di masing-masing lingkungan kelurahan agar mereka memahami, mengerti dan memiliki keterampilan memadamkan kebakaran,” kata Sunardhi di sela-sela mengawasi kegiatan simulasi pemadaman kebakaran.

Setelah mengikuti latihan tersebut, Sunardhi berharap petugas Linmas yang berada di masing-masing lingkungan kelurahan memahami apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran.

“Kami harapkan mereka memahami mengapa bisa terjadi kebakaran, apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran, kemudian bagaimana cara mengantisipasinya. Mereka sudah kami latih bagaimana caranya memadamkan api bila terjadi kebakaran kecil, kebakaran besar, langkah-langkah apa saja yang harus diambil, semua mereka pelajari di sini,” ujar Sunardhi.

Dalam latihan tersebut, petugas Satpol PP dan Linmas diajari bagaimana memadamkan api pada kasus kebakaran kecil menggunakan alat tradisional.

“Instruktur tadi telah melatih mereka memadamkan api menggunakan karung basah, alat pemadam api ringan (APAR). Dan bila terjadi kebakaran besar mereka dilatih untuk berkomunikasi menggunakan sarana telepon untuk menghubungi Satpol PP guna melakukan pemadaman kebakaran menggunakan mobil pemadam,” kata Sunardhi.

Saat melakukan latihan simulasi pemadaman kebakaran, para peserta latihan memraktikkan bagaimana cara mengevakuasi dokumen dan barang-barang penting, evakuasi korban, cara memadamkan api menggunakan karung basah, APAR bahkan menyemprotkan air menggunakan mobil pemadam kebakaran.

STAFF MARKETING, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…