Salah satu pemain PSS Sleman, Dirga Lasut. (Jumali/JIBI/Harian Jogja) Salah satu pemain PSS Sleman, Dirga Lasut. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)
Selasa, 8 Agustus 2017 12:20 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

LIGA 2
PSS SLEMAN VS PERSIBAT : Sang Mantan Bisa Jadi Batu Sandungan

PSS Sleman akan melakoni laga krusial menjamu Persibat Batang pada pekan kesebelas Grup 3 Liga 2 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (8/8/2017) sore

Solopos.com, SLEMAN — PSS Sleman akan melakoni laga krusial menjamu Persibat Batang pada pekan kesebelas Grup 3 Liga 2 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (8/8/2017) sore.

Secara matematis, PSS kini hanya tinggal mencari tambahan 4 poin dari empat laga sisa di babak penyisihan grup, yang akan mengokohkan mereka di pemuncak klasemen Grup 3.

Namun keinginan ini kemungkinan akan mendapatkan ganjalan dari sang tamu, Persibat Batang.  Keberadaan eks pelatih PSS pada era 2004-2005, Daniel Roekito di tim Alas Roban bisa menjadi batu sandungan bagi PSS. Sebab, pengalaman dari pelatih senior ini cukup banyak telah membawa perubahan terhadap prestasi dari Persibat Batang.

Sejak ditangani oleh mantan pelatih Persib Bandung ini, Persibat perlahan merangkak naik ke papan atas klasemen. Kali terakhir, Persibat mampu meraih kemenangan 1-0 dari PSCS Cilacap di pertandingan kandang dan mampu meraih kemenangan pada laga away di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Pelatih PSS Freddy Mulli mengatakan, meski secara peringkat Busari dan kawan-kawan diunggulkan karena berada di pemuncak klasemen, namun dirinya telah meminta kepada para punggawa untuk tidak jumawa. Sebab, bisa saja Persibat menjadi batu sandungan bagi PSS dalam mewujudkan raihan tiga poin pada laga kali ini.

Eks pelatih Persebaya Surabaya ini mengakui bahwa keberadaan Daniel Roekito di Persibat cukup banyak berpengaruh terhadap penampilan Persibat dalam beberapa laga terakhir. Meski demikian, Freddy mengaku memilih untuk tidak memikirkan keberadaan pelatih senior tersebut.

“Semua pemain wajib konsentrasi. Apalagi Persibat tim bagus, mereka kemarin buktinya bisa menang. Kami wajib konsentrasi dengan sisa laga yang ada,” kata Freddy.

Pada laga menjamu Persibat kali ini, Freddy mengungkapkan pihaknya sedikit terbantu dengan tidak adanya pemain yang terkena akumulasi kartu. Selain itu, telah pulihnya kondisi Jodi Kustiawan dari cedera beberapa waktu lalu, sedikit banyak membuat pilihan di lini belakang cukup bervariasi. “Jodi memang belum 100 persen. Namun nanti kami lihat kondisinya,” terangnya.

Sementara pelatih Persibat Daniel Roekito mengungkapkan pihaknya memilih realistis dan mengejar raihan satu poin pada laga kali ini. Sebab, dari materi pemain yang ada, diakui oleh mantan pelatih Persik Kediri ini, PSS lebih baik daripada timnya.

“Sleman itu tim kuat. Kami realistis saja. Sekarang kami tinggal menata motivasi anak-anak saja, karena selama ini para pemain kami masih sering mengalami demam panggung,” ucapnya.

Lowongan Pekerjaan
PT. Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…