Rambu lalu lintas di Jl. Pattimura yang membuat pengguna jalan bingung. (Facebook.com-Den Hugo) Rambu lalu lintas di Jl. Pattimura yang membuat pengguna jalan bingung. (Facebook.com-Den Hugo)
Selasa, 8 Agustus 2017 11:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LALU LINTAS SEMARANG
Rambu di Jl. Pattimura Bikin Bingung

Lalu lintas kendaraan di Kota Semarang dibingungkan rambu-rambu di Jl. Pattimura.

Semarangpos.com SEMARANG – Rambu-rambu lalu lintas seharusnya menjadi tanda agar pengguna jalan tak kebingungan menentukan arah. Namun di Jl. Pattimura, Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), rambu-rambu lalu lintas justru membuat bingung pengguna jalan.

Rambu-rambu lalu lintas yang dianggap membuat bingung pengguna jalan itu ramai dibicarakan khalayak dunia maya (netizen) di grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Diskusi netizen itu dipicu sebuah foto yang diunggah pengguna akun Facebook Den Hugo ke dinding grup tersebut, Senin (7/8/2017).

Dari foto yang diunggah, terlihat ada rambu yang memperbolehkan pengguna jalan untuk terus melaju jika ingin belok ke kiri, tanpa harus mengikuti lampu lalu lintas. Namun di lokasi yang sama, juga terdapat rambu yang melarang pengguna jalan untuk berbelok kiri.

Rambu ngeten niki pripun njeh lurr. Npo bade di damel 2 arah. Perempatan patimura [Rambu ini maksudnya bagaimana? Apa akan dibuat dua arah? Lokasi di perempatan Jl. Pattimura],” ungkap pengguna akun Facebook Den Hugo pada keterangan foto yang ia unggah.

Tak pelak warganet di grup Facebook MIK Semar yang melihat foto tersebut pun mengungkapkan rasa bingung mereka. Mereka menduga petugas dinas perhubungan (dishub) lupa melepas salah satu rambu-rambu lalu lintas yang sebenarnya sudah tak berlaku.

Namun mereka masih bingung dan tak bisa membedakan rambu yang masih berlaku dan yang tidak. “Kayaknya memang g boleh belok kiri dari dulu itu kan searah ya. Bener po rak. Gagal paham aku,” tulis pengguna akun Facebook Dewi Arum Sari.

“Hebat! Warga yang baik mengingatkan Dinas Pemerintah Dishub itu paling lupa nyopot rambu tulisan ke kiri jalan terus,” tulis pengguna akun Facebook Arif Pop Kurn.

Sementara itu, sebagian warganet lainnya menduga Jl. Widoharjo yang kini masih searah akan segera dibuka untuk dua arah. Maka dari itu, rambu-rambu lalu lintas yang memperbolehkan pengguna jalan untuk belok kiri di Jl. Patimura sudah terpasang.

“Rencana akan dibuat 2 arah. Marka jalan pemisah sudah dibuat tuggu tanggal terbitnya,” ungkap pengguna akun Facebook Dedy Firmansyah.

Meski demikian, warganet tetap berharap dishub segera menutup atau melepas rambu-rambu lalu lintas yang sudah tak berlaku. Mereka khawatir rambu-rambu lalu lintas di salah satu sudut Kota Semarang itu akan memicu pelanggaran lalu lintas. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…