Bupati Gunungkidul, Bandingah mengibarkan bendera start saat sejumlah mobil tangki pengangkut air hendak mendistribusikan air ke sejumlah warga yang terdapak kekeringan, Senin (7/8/2017). (Foto Istimewa) Bupati Gunungkidul, Bandingah mengibarkan bendera start saat sejumlah mobil tangki pengangkut air hendak mendistribusikan air ke sejumlah warga yang terdapak kekeringan, Senin (7/8/2017). (Foto Istimewa)
Selasa, 8 Agustus 2017 17:20 WIB Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

KEKERINGAN GUNUNGKIDUL
Salurkan Air Bersih, Pihak Swasta Diminta Koordinasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul minta pihak swasta yang hendak memberi bantuan air bersih supaya berkoordinasi dahulu

 
Solopos.com, GUNUNGKIDUL—Supaya pendistribusian air untuk sejumlah warga yang sedang dilanda kekeringan dapat merata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul minta pihak swasta yang hendak memberi bantuan air bersih supaya berkoordinasi dahulu.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Lokgistik, BPBD Gunungkidul, Sutaryono mengatakan, perlu ada koordinasi antara BPBD dengan pihak swasta yang hendak memberikan bantuan.

Pasalnya saat ini terdapat 137.000 warga di delapan kecamatan yang terdampak kekeringan. Sehingga diharapkan setiap bantuan dapat didistribusikan secara merata menjangkau warga terdampak kekeringan.

Saat ini, BPBD sudah memiliki data setiap warga di setiap wilayah yang mengalami kekeringan. “Data yang ada pada kami berasal dari tingkat desa. Jika ada instansi yang ingin menyalurkan bantuan bisa melakukan koordinasi dengan kami supaya tepat sasaran, ” kata dia, Senin (7/8/2017).

Untuk menyalurkan bantuan, pihaknya mempersilahkan donatur menggunakan tangki swasta, agar dapat memaksimalkan distribusi. Pasalnya tangki milik BPBD sudah terjadwal menyalurkan bantuan ke masyarakat secara rutin.

Lanjut Sutaryono, hingga saat ini sudah terdapat beberapa instansi swasta yang sudah berkoordinasi untuk memberikan bantuan air bersih. “Kurang lebih sudah tiga kali ada bantuan air bersih dari pihak swasta berkoordinasi dengan kami,” ungkapnya.

Pada Senin pagi, terdapat pihak swasta yakni dari Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) menyalurkan 178 tangki air bersih kepada. Setelah melakukkan koordinasi dengan BPBD 178 tangki air tersebut di sebar di tiga kecamatan.

“Sesuai arahan BPBD air kami distribusikan di beberapa wilayah Kecamatan yang mengalami kesulitan air yakni  kecamatan Giriasubo, Tepus dan Rongkop,” kata Ketua IKG, Edi Sukirman.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah yang menghadiri acara penyerahan bantuan air bersih tersebut menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Dia berterimakasih kepada instansi baik swasta maupun negeri yang telah membantu kebutuhan air bersih warga.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…