Jalan Dewi Persik di Bekasi. (Istimewa/Google) Jalan Dewi Persik di Bekasi. (Istimewa/Google)
Selasa, 8 Agustus 2017 13:10 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Peristiwa Share :

Hebohnya Warganet Tanggapi Jalan Dewi Persik di Bekasi

Sejumlah warganet yang bermukim di Bekasi, langsung bercuit dengan mengoreksi pencatuman nama Jalan Dewi Persik itu di Google Maps.

Solopos.com, JAKARTA – Nama pedangdut Dewi Persik (DP) kembali menghebohkan warga Bekasi, Jawa Barat. Kali ini bukan soal goyang dangdut atau gosip soal kisah asmara DP, tetapi nama jalan yang tiba-tiba nongol di situs pencarian lokasi terfavorit di dunia maya saat ini, Google Maps.

Heboh soal nama jalan tersebut, mengemuka di media sosial Twitter dan viral ke media sosial lainnya. “Masa di google map ada jalan dewi persik di bekasi ?? http://ift.tt/2vEsNSn,” tanya Hendri Johari di akun Twitter-nya, @drihen79.

Sejumlah warganet yang bermukim di Bekasi, langsung bercuit dengan mengoreksi pencatuman nama Jalan Dewi Persik itu di Google Maps. Menurut mereka, di Bekasi hanya ada nama jalan yang mengabadikan seorang pahlawan bernama Dewi Sartika.

“Tidak ada Jalan Dewi Persik di Kota Bekasi, adanya Jalan Dewi Sartika,” kata akun @teman_BangPepen.

Aprilian Nurlaily melalui akunnya, @avriel_ungu berkomentar dengan nada heran. “Sejak kapan nama Jalan Dewi Sartika Margahayu Bekasi berubah jadi Jalan Dewi Persik…?”.

Demikian juga Dede Sulaeman, katanya “Nama Jalan Dewi Sartika berubah menjadi nama Dewi Persik, kok bisa?#bekasi#googlemaps.

“Hallo @Google #Maps, di Bekasi Timur itu gak ada nama jalan ‘Dewi Persik’ yg ada itu Nama Jalan “DEWI SARTIKA’ seorang Pahlawan Negara,” protes DW.Budiyanto AZI? @@ANT0H00D.

Menyikapi protes para netizen tersebut, Google Indonesia langsung meminta maaf. “Ada kesalahan nama tempat yang muncul di Google Maps yang tidak seharusnya terjadi, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata perwakilan dari Google Indonesia, sebagaimana dikutip dari laman Antara, Senin (8/8/2017).

“Tim kami telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki isu ini,” kata pernyataan tersebut.

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…