Gapura batas Kota Jogja di Jalan Adisutjipto Demangan Jogja dirobohkan, Selasa (8/8/2017). (Foto istimewa/dokumen) Gapura batas Kota Jogja di Jalan Adisutjipto Demangan Jogja dirobohkan, Selasa (8/8/2017). (Foto istimewa/dokumen)
Selasa, 8 Agustus 2017 18:20 WIB Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Gapura Baru Batas Kota di Jalan Adisutjipto akan Dipasang Kamis Malam

Pemerintah Kota Jogja akan memasang gapura tanda pembatas kota di Jalan Lakda Adisutjipto Demangan, Gondokusuman, Kamis (10/8/2017) malam.

Solopos.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja akan memasang gapura tanda pembatas kota di Jalan Lakda Adisutjipto Demangan, Gondokusuman, Kamis (10/8/2017) malam.

Pemasangan gapura dengan ketinggian sekitar 13 meter dan lebar 16 meter ini dipastikan mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.

“Kami akan mengajukan izin penutupan Jalan itu ke Direktorat Lalu Lintas Polda DIY dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja, Agus Tri Haryono di Balai Kota, Selasa (8/8/2017).

Agus mengatakan pemasangan gapura membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam. Karena itu waktu yang pas untuk menutup jalan sekitar pukul 23.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB. Ia berharap pemasangan gapura selamat datang di Kota Jogja itu tepat waktu agar tidak terlalu lama menutup akses jalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPKP, Umi Akhsanti menambahkan struktur gapura baru tidak jauh berbeda dengan gapura lama, termasuk desainnya. Hanya struktur konstruksi utama dengan partisinya direkatkan dengan mur atau baut sehingga memudahkan perawatan.

Rencananya pemsangan gapura pembatas tidak hanya dipasang di Jalan Solo dan Jalan Magelang, namun semua ruas jalan perbatasan kota akan dipasang gapura, seperti di Jalan Kyai Mojo Tegalrejo, Jalan Wates Wirobrajan, Jalan Imogiri Timur Terminal Giwangan, dan Jalan Bantul Gedongkiwo Mantrijeron.

Pihaknya masih akan mengnggarkan pada tahun depan dan kemungkinan baru terealisasi pada 2019 mendatang.

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…