Menteri ESDM Ignasius Jonan (kedua kanan) memberi selamat kepada Bupati Sragen Yuni Sukowati (kiri) setelah menyerahkan Inagara Ewards 2017 di Jakarta, Senin (7/8/2017). (Istimewa/Dwiyanto/Diskominfo Sragen) Menteri ESDM Ignasius Jonan (kedua kanan) memberi selamat kepada Bupati Sragen Yuni Sukowati (kiri) setelah menyerahkan Inagara Ewards 2017 di Jakarta, Senin (7/8/2017). (Istimewa/Dwiyanto/Diskominfo Sragen)
Senin, 7 Agustus 2017 23:00 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PRESTASI SRAGEN
Jadi Salah Satu Daerah Terinovatif, Bupati Yuni Raih Inagra Awards 2017

Prestasi ditorehkan Sragen.

Solopos.com, SRAGEN — Puluhan organisasi pemerintah daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berlomba membuat inovasi untuk pelayanan internal maupun pelayanan eksternal atau pelayanan publik setelah melalui proses laboratorium inovasi administrasi negara.

Buktinya Pemkab Sragen menelurkan lebih dari 142 inovasi sepanjang 2017 hingga akhirnya Bupati Sragen menerima Inagra Awards 2017 dari pemerintah pusat.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat dihubungi Solopos.com di sela-sela penerimaan penghargaan tersebut, Senin (7/8/2017), menyampaikan Inagara atau Inovasi Administrasi Negara merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam pelaksanaan inovasi administrasi negara melalui implementasi Laboratorium Inovasi Administrasi Negara. Laboratorium tersebut difasilitasi Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Bupati menyebut ada 15 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima penghargaan Inagara 2017. Selain Sragen, ada Kabupaten Kudus, Tulungagung, Banyumas, Bone, Purbalingga, Banjar, Bantul, Nunukan, Katingan, Kota Ambon, Solok, Tasikmalaya, Pontianak, dan Provinsi Kalimantan Utara.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur serta Kepala LAN Adi Suryanto.

“Dengan adanya laboratorium inovasi administrasi negara, para OPD sudah beraksi berlomba-lomba membuat inovasi. Selama 2017, lebih dari 142 inovasi di berbagai bidang yang dihasilkan para OPD. Inovasi itu akan terus bertambah serising dengan komitmen bersama antara Bupati dan Kepala OPD di Kabupaten Sragen,” ujar Bupati.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sragen, Dwiyanto, menambahkan proses laboratorium inovasi itu itu dilaksanakan melalui lima tahapan, yakni drump up, diagnose, design, deliver, dan display. Dia menyampaikan semua kepala OPD, semua pejabat eselon III, semua camat, hingga kepala kelurahan wajib berperan aktif dalam menciptakan inovasi di OPD masing-masing.

“Sragen baru tahun ini mendapat penghargaan Inagara 2017 ini. Penghargaan ini menjadi cambuk bagi semua OPD untuk terus meningkatkan inovasi. Harapannya setelah mendapat penghargaan ini, semua OPD akan berpacu dalam berinovasi untuk pelayanan internal maupun pelayanan public,” ujarnya.

Dwiyanto menyontohkan salah satu inovasi berupa Informasi Bumi Sukowati (IBU Sukowati). Dia menjelaskan inovasi informasi berbasis geotematik tersebut bisa diakses lewat websiate geoportal.sragenkab.go.id. Lewat sistem tersebut, kata dia, semua informasi dari berbagai bidang bisa diketahui, seperti informasi pariwisata, kesehatan, tower desa, pendidikan, administrasi, KK miskin, Desa Miskin, rumah tidak layak huni, dan informasi lainnya.

Tahapan Laboratorium Inovasi Administrasi Negara

Tahap I Drump Up

  • Tantangan dan peluang inovasi era global
  • Motivasi dan inspirasi berinovasi
  • Pengembangan pola piker dan budaya inovatif
  • Potret kebutuhan kolektif organisasi berinovasi

Tahap II Diagnose

  • Analisis kondisi institusi saat ini dan kondisi ideal
  • Identifikasi ide-ide inovasi
  • Peta dukungan stakeholders
  • Bangun komitmen lembaga dan SKPD beriovasi
  • Dokumentasi

Tahap III Design

  • Prototipe inovasi
  • Kerangka, arah, dan rencana kegiatan inovasi
  • Rancangan strategi, implementasi inovasi
  • Antisipasi kendala-solusi
  • Dokumentasi

Tahap IV Deliver

  • Difusi desain inovasi (sesuai tahapan inovasi)
  • Launching inovasi
  • Kontrak kerja (komitmen berinvasi dan subtansi inovasi)
  • Monitoring dan evaluasi inovasi
  • Antisipasi permasalahan inovasi dan solusi
  • Coaching-Counselling-Advocacy-Asistensi Inovasi
  • Komunikasi, presentasi, dan dokumentasi inovasi

Tahap V Display

  • Festival dan promosi inovasi
  • Pengelolaan display inovasi
  • Komunikasi dan presentasi
  • Survey display, kepuasan, kemanfaatan, dan evaluasi
  • Tindak lanjut display

Sumber: Pemkab Sragen. (trh)

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…