Marwan Jafar. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis) Marwan Jafar. (Nurul Hidayat/JIBI/Bisnis)
Senin, 7 Agustus 2017 14:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

PILGUB JATENG
PKB Hanya Plot Marwan untuk Cagub

Pilgub atau lebih populer disebut Pilkada Jateng 2018 hanya akan diikuti Marwan Jafar jika bisa dicalonkan sebagai gubernur.

Solopos.com, TEMANGGUNG — Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding menegaskan partainya mengeplot Marwan Jafar sebagai calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2018. Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu bukan dijagokan PKB sebagai calon wakil gubernur.

“Kami sudah mempelajari dan ada peluang, memang harus kerja keras,” kata Sekjen PKB itu seusai melantik pengurus DPC PKB Kabupaten Temanggung di Temanggung, Minggu (6/8/2017).

Oleh karena itu, simpulnya, seluruh lini PKB akan bekerja secara keras dengan menggerakkan semua potensi dan memperluas basis dukungan sekaligus bekerja dengan kecanggihan teknologi untuk mengusung Marwan Jafar dalam pilgub yang lebih dikenal sebagai Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2018 itu. “Saya kira sosok Pak Marwan layak dijual karena dia latar belakangnya aktifis, DPR RI dua kali, dan pernah jadi menteri. Saya kira itu yang dibutuhkan jateng,” katanya.

Ia menuturkan Marwan Jafar juga orang lapangan sehingga dia layak dicalonkan sebagai gubernur pada Pilgub Jateng 2018. “Dengan sejumlah pengalaman tersebut, sangat layak untuk ditarungkan pada Pilkada Jateng mendatang,” katanya.

Ia mengatakan karena tidak bisa mengusung sendiri, maka PKB diakui Abdul Kadir Karding, harus berkolaisi dengan partai lain dalam mengusung Marwan Jafar pada pilgub atau Pilkada Jateng 2018 itu. “Semua partai kami jajaki kecuali partai tersebut mau maju gubernur. Seperti PDIP itu susah, tetapi yang mau posisi wakil akan kami dekati,” paparnya.

Menurut dia, PKB sejauh ini sudah berkomunikasi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menjawab pertanyaan apakah ada niat untuk menggandeng mantan wakil gubernur Jateng Rustriningsih, Abdul Kadir Karding mengatakan hal itu tergantung pembicaraan dengan Marwan, hasil survei, dan selanjutnya pembicaraan dengan koalisi. Namun, diakuinya ide itu menarik.

Menyinggung untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Temanggung 2018, dia mengatakan harus ada calon yang maju dari PKB. “Saya bilang Pak Fuad Hidayat [Anggota DPRD FPKB Jateng] atau Pak Matoha [Ketua DPC PKB Temanggung, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung] maju saja tidak apa-apa,” katanya.

Menurut dia, kader PKB harus berani bertarung atau tampil dalam pilkada, tidak boleh minderan, tidak percaya diri, ataupun terlalu low profile. “Low profile hanya dengan rakyat sajalah, tetapi di pertarungan politik harus menunjukkan bahwa kita memiliki kapasitas dan kemampuan,” katanya.

Ia menuturkan PKB mempunyai enam kursi di DPRD Temanggung, hanya selisih satu kursi dengan PDI Perjuangan. Jika kekuatan itu kompak digerakkan, Abdul Kadir Karding mengaku yakin ada harapan untuk menang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
CV Maharani Food, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
”Despacito” dan Nasib Lagu Sejenis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Damar Sri Prakoso, Program Director Radio Solopos FM. Alamat e-mail penulis adalah damar.prakoso@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah melarang pemutaran lagu Despacito di lembaga penyiaran publik…