selebrasi pemain PSIS. Para pemain PSIS merayakan gol ke gawang Sragen United pada laga lanjutan Liga 2 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/8/2017). Dalam laga itu PSIS menang dengan skor 2-0. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Senin, 7 Agustus 2017 10:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

LIGA 2
Tumbangkan Sragen United, PSIS Makin Pede ke 16 Besar

Liga 2, duel antara Sragen United kontra PSIS Semarang berakhir dengan skor 0-2.

Solopos.com, SEMARANG – PSIS Semarang kian percaya diri menatap babak 16 besar Liga 2 setelah membungkam Sragen United 2-0 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/8/2017).

Sepasang gol PSIS ke gawang Sragen United hadir melalui kaki full back kiri Taufik Hidayat. Brace itu masing-masing diciptakan Taufik pada menit ke-15 dan ke-88.

Gol pertama tercipta berkat kesalahan kiper M. Reza Pratama yang salah mengantisipasi bola lambung Taufik yang sejatinya ditujukan kepada Erick Dwi di depan gawang Sragen United. Sementara, gol kedua hadir dari set piece atau bola mati yang langsung meluncur deras ke pojok kanan gawang Sragen United.

Berkat kemenangan ini, PSIS pun kian kukuh di puncak klasemen Grup 4 Liga 2. PSIS untuk saat ini mengoleksi 25 poin, hasil delapan kemenangan, sekali kalah dan sekali seri.

Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho, mengaku senang dengan kemenangan timnya itu. Terlebih kemenangan itu diperoleh PSIS dalam laga yang berstatus away.

“Dengan kemenangan ini, secara matematis kami tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan lolos ke 16 besar. Kami masih punya empat laga lagi dan dua di antaranya laga home. Jadi peluang kami terbuka lebar ke 16 besar,” tutur Agung saat menggelar jumpa pers seusai pertandingan.

Menghadapi Sragen United, PSIS memang tampil sebagai tim tamu. Meski demikian, karena laga digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, status tamu pun terasa seperti tuan rumah.

Alhasil selama laga PSIS mampu tampil dominan. Beberapa kali skuat besutan Subangkit itu mampu merepotkan pertahanan Sragen United, baik melalui Erick Dwi, Hari Nur, maupun dua penyerang barunya, Melkior Majefat dan Rival Lastori.

“Performa anak-anak kian meningkat, terutama setelah kedatangan para pemain baru. Terbukti, produktivitas gol kami juga meningkat seperti saat melawan Sragen United ini,” tutur Agung.

Meski tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi, yang dibidik saat menjalani laga home, Agung meminta timnya tidak boleh lemah. Apalagi dua laga home terakhir terbilang berat dijalani PSIS karena harus menghadapi dua tim yang juga berpeluang besar lolos ke-16 besar, yakni PSIR Rembang (12 Agustus) dan Persis Solo (28 Agustus).

“Oleh karena itu, saya meminta anak-anak tidak boleh lengah. Ambil semua peluang yang ada. Kalau bisa menang di semua laga tersisa,” beber Agung.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…