Kondisi jalan rusak yang ada di area sekitar lembah Sungai Bengawan Solo Purba di Desa Pucung, Girisubo. Minggu (6/8/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Senin, 7 Agustus 2017 12:55 WIB David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja Gunung Kidul Share :

LALU LINTAS GUNUNGKIDUL
Pemdes Berharap Kerusakan Segera Diperbaiki, Kapan Terealisasi?

Lalu lintas Gunungkidul di daerah Girisubo rawan putus

Solopos.com, GUNUNGKIDUL – Jalur menuju Pelabuhan Sadeng, Desa Songbanyu, Girisubo rawan putus. Ini lantaran ada keretakan jalan sepanjang 50 meter di area sekitar lembah Sungai Bengawan Solo Purba yang ada di Desa Pucung.

Baca Juga : LALU LINTAS GUNUNGKIDUL : Ada Keretakan Jalan Sepanjang 50 Meter, Jalur Menuju Sadeng Rawan Longsor

Menurut Kepala Desa Pucung, Bambang Untara, titik kerusakan yang terjadi merupakan akses yang vital bagi warga. Pasalnya selain sebagai jalur utama distribusi ikan dari Pelabuhan Sadeng, jalan tersebut juga sebagai jalur tangki pengangkut air untuk kemudian didistribusikan ke warga yang mengalami kekurangan air bersih.

“Untuk itu, kami minta kerusakan tersebut bisa segera diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ungkapnya, Minggu (6/8/2017)

Lebih jauh dikatakan Bambang, ada beberapa jalur alternative untuk menuju Pelabuhan Sadeng. Namun dua jalur yang ada dinilai kurang memadai karena aksesnya sulit dan warga harus memutar sangat jauh.

“Jalur alternatif ada di Dusun Wotawati. Namun jalannya sempit dan sangat curam sehingga sangat berisiko. Sedang jalur alternatif lainnya harus memutar jauh karena aksesnya berada di wilayah Wonogiri,” tutur dia.

Sementara itu, salah seorang pengujung Pantai Sadeng, Yuwono mengaku kaget dengan kerusakan jalan di sekitar lembah Sungai Bengawan Solo Purba. Ia pun mengaku saat melintas harus berhati-hati karena titik jalan yang rusak berada di tepi jurang.

“Mau bagaimana lagi, daripada terjadi apa-apa, mending cari jalur yang aman,” katanya.

Dia pun berharap agar kerusakan tersebut dapat diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat. “Kelihatannya tidak ada jalur yang lain dan warga harus melintas di area itu setiap harinya. Mudah-mudahan dapat segera diperbaiki sehingga kerusakan yang ada tidak semakin parah,” ujarnya.

Lowongan Pekerjaan
PT. Hutama Karya (Persero), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…