Sampah di Sungai Kedawung di Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jateng. (Facebook.com-Sugih Arto) Sampah di Sungai Kedawung di Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jateng. (Facebook.com-Sugih Arto)
Senin, 7 Agustus 2017 13:50 WIB R. Wibisono/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

KEBERSIHAN SALATIGA
Tumpukan Sampah di Salatiga Ini Memanjang Hingga 450 Meter

Kebersihan di Kota Salatiga terlihat suram dengan hadirnya tumpukan sampah yang memanjang hingga sekitar 450 meter.

Semarnagpos.com, SALATIGA – Buruknya kebersihan di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) kembali menjadi sorotan warga dunia maya (netizen). Kali ini, netizen ramai menyoroti buruknya kebersihan di aliran Sungai Kedawung di Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo setelah hadirnya tumpukan sampah yang memanjang hingga sekitar 450 meter.

Sorotan netizen terhadap masalah kebersihan di Kelurahan Salatiga itu bermula dari beberapa foto yang diunggah pengguna akun Facebook Sugih Arto di dinding grup Facebook Kabar Salatiga, Minggu (6/8/2017). Ia mengungkapkan tumpukan sampah tersebut telah menyebabkan aliran air di saluran irigasi tersendat.

“Kali Kedawung yang berada di Domas, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo. Sampah sepanjang 300 meter membuat aliran kali tersumbat dan mengalir ke 1 jalur pintu irigasi setidaknya 2/3 pintu irigasi yang seharusnya dilewati arus air untuk bercocok tanam petani tak mengalir,” ungkapnya pada keterangan foto.

Pengguna akun Facebook Sugih Arto menambahkan tumpukan sampah tersebut memanjang hingga mencapai sekitar 450 meter. “Sebetulnya saya sudah memvideokan kondisi kali tersebut tapi tidak bisa saya unggah ke grup karena durasi panjang video 7 menit dan setidaknya sampah sepanjang jalan kaki saya kisaran 450 meter,” imbuhnya.

Warganet di grup Facebook tersebut lantas menganggap hadirnya sampah dalam jumlah sangat banyak itu sebagai salah satu potret buruknya kebersihan lingkungan di Kota Salatiga dan rendahnya tingkat kesedaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Foto suram kotaku [Salatiga], karena ketidakpedulian masih ada sebagian warga tidak peduli lingkungan, membuang sampah di kali,” tulis pengguna akun Facebook Agus Rahmad Santosa.

“Kali/aliran sampah begitu banyaknya, warga sekitar terutama yang memanfaatkan air dari aliran itu kok didiamkan, jangan cuma di mana tanggung jawab dinas terkait, petugas kebersihannya,” tulis pengguna akun Facebook Aviffaturtoh.

Sementara itu, sebagian netizen lainnya merasa prihatin melihat sampah yang begitu banyak di Sungai Kedawung. Pasalnya, belum lama ini, Kota Salatiga telah mendapatkan pernghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pengguna akun Facebook Sugih Arto yang membuka diskusi terkait buruknya kebersihan Kota Salatiga itu berharap keluhannya diketahui aparat dari dinas terkait dan segera ditindaklanjuti. “Untung-untung ada bapak atau ibu yang bekerja di ulu-ulu / BPU Pengairan,” harap pengguna akun Facebook Sugih Arto. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semrangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…