Caesar dan Indadari (Instagram @indadari) Caesar dan Indadari (Instagram @indadari)
Senin, 7 Agustus 2017 14:10 WIB JIBI/Solopos.com/Newswire Issue Share :

Jawaban Singkat Indadari Soal Caisar Joget-Joget Lagi di TV

Indadari menyerahkan kepada Allah soal Caisar yang memutuskan kembali berjoget di televisi.

Solopos.com, JAKARTA – Caisar Adiya Saputra kembali menjadi sorotan masyarakat usai menyatakan diri telah berihjrah. Kemunculannya di televisi dengan aksi berjoget-joget membuat publik terkejut dan bingung. Tak hanya kebanyakan orang, sang istri juga tampak kesulitan menjelaskan hal ini.

Istri Caisar, Indadari mengelak saat dimintai pendapat terkait suaminya yang kini kembali berjoget. “Bentar ya mba,” ujar Indadari sembali berlalu menghindari awak media, seperti yang terlihat dalam tayangan GoSpot pada Senin (7/8/2017).

Wanita yang dinikahi oleh Caisar pada 5 April 2014 di Lampung tersebut kembali kabur dari buruan pertanyaan awak media saat dimintai penjelasan lebih lanjut.

“Wallahu’allam. Hanya Allah yang tahu ya,” ujar Indadari.

Dilansir Okezone, Senin (7/8/2017), tersiar kabar bahwa keputusan Caesar untuk kembali tampil di televisi dengan jogetannya dikarenakan faktor kebutuhan ekonomi yang merosot. Mulai dari bisnis busana dan kuliner hingga keperluan berobat yang istri yang memakan waktu tiga pekan di luar negeri beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, goyangannya itu menjadi kontroversi di jalangan teman-teman yang ikut berhijrah dan keluarga, seperti Indadari Mindrayanti sang istri. Beberapa waktu lalu bahkan rekan selebriti yang kini telah berhijrah yakni Egi John yang membuat teguran di media sosial.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…