Jalan Dewi Sartika berubah menjadi Dewi Persik (Antara/Google Maps) Jalan Dewi Sartika berubah menjadi Dewi Persik (Antara/Google Maps)
Senin, 7 Agustus 2017 18:40 WIB JIBI/Solopos/Antara Internet Share :

Jalan Dewi Sartika Berubah Jadi Dewi Persik, Google Minta Maaf

Google meminta maaf setelah ada perubahan nama Jalan Dewi Sartika menjadi Dewi Persik.

Solopos.com, SOLO – Publik sempat dihebohkan dengan perubahan nama Jalan Dewi Sartika berubah menjadi Dewi Persik di Google Maps. Sadar akan kesalahan tersebut, Google meminta maaf.

“Ada kesalahan nama tempat yang muncul di Google Maps yang tidak seharusnya terjadi, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata perwakilan dari Google Indonesia dalam pernyataan tertulis sebagaimana dilansir Antara, Senin (7/8/2017).

“Tim kami telah mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki isu ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, Google Indonesia menjelaskan kumpulan data yang muncul di Google Maps berasal dari berbagai sumber.

“Data basemap kami, seperti nama tempat, nama jalan, dll – adalah kombinasi dari penyedia pihak ketiga, sumber data publik, dan kontribusi pengguna. Secara keseluruhan ini memberikan kami data yang komprehensif dan up-to-date, namun kami menyadari adanya kemungkinan untuk munculnya inakurasi dari sumber-sumber ini,” ujar perwakilan Google Indonesia.

“Kami memperbarui data kami secara reguler, namun waktu yang dibutuhkan bervariasi. Inilah mengapa kami mempunyai tool yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mempercepat proses,” sambung Google Indonesia.

Google Indonesia mendorong pengguna untuk melaporkan sesuatu yang tidak akurat lewat tool Send feedback [Kirim masukan] yang ada di pojok kiri bawah di Aplikasi Google Maps, atau di pojok kanan bawah di Google Maps desktop.

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…