Kondisi pilar tengah jembatan Jl. M.W. Maramis, Banjarsari, Solo, retak, Senin (7/8/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos) Kondisi pilar tengah jembatan Jl. M.W. Maramis, Banjarsari, Solo, retak, Senin (7/8/2017). (Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos)
Senin, 7 Agustus 2017 14:40 WIB Irawan Sapto Adhi/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Pilar Retak, Warga Minta Jembatan UTP Dibenahi

Infrastruktur Solo, jembatan UTP atau jembatan Maramis segera diperbaiki.

Solopos.com, SOLO — Warga menilai konstruksi bangunan jembatan Jl. M.W. Maramis Solo kini telah rusak. Mereka berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo segera memperbaiki jembatan tersebut.

Suprapto, 51, warga Kampung Bibis Kulon RT 003/RW 017 Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, mengatakan kondisi jalan pada jembatan Jl. M.W. Maramis kini bergelombang. Warga menilai hal tersebut bisa terjadi karena posisi pilar tengah jembatan sudah bergeser.

Dia menyampaikan, warga khususnya yang setiap hari lewat jembatan Jl. M.W. Maramis khawatir jembatan tiba-tiba ambrol.

“Pilar jembatan kelihatan sudah miring. Beberapa bagian pilar bahkan telah retak. Sampah ranting yang terbawa arus Kali Anyar tersangkut hingga mendorong bagian pilar. Kondisi jembatan harus segera diperbaiki,” kata Suprapto saat ditemui di Jembatan Jl. M.W. Maramis, Senin (7/8/2017) pagi.

Suprapto mengatakan jembatan Jl. M.W. Maramis yang juga dikenal dengan nama jembatan UTP karena dekat dengan Kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) tersebut setiap harinya dilalui banyak pengguna kendaraan bermotor. Dia menyebut, jembatan Jl. M.W. Maramis bahkan kerap jadi pilihan jalur alternatif kendaraan berat ketika jembatan Ngemplak dalam kondisi macet.

“Arus lalu lintas di jempataan UTP ramai setiap harinya. Jl. M.W. Marami dijadikan sebagai jalan alternatif menuju ke palang Joglo. Arus lalu lintas di Jl. M.W. Maramis akan semakin padat ketika jembatan Ngemplak sedang macet. Banyak kendaraan yang lari ke sini,” jelas Suprapto.

Warga RT 001/RW 024 Nusukan, Nurani, 47, menyebut beberapa bagian pilar tengah jembatan Jl. M.W. Maramis kini telah retak-retak.Dia berharap Pemkot segera memperbaiki jembatan yang telah rusak sehingga tidak mencelakakan warga dan para pengguna jalan.

Saat dimintai konfirmasi, Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo, Joko Supriyanto, mengaku sudah mengetahui jembatan Jl. M.W. Maramis kini dalam kondisi membutuhkan perbaikan.

Dia menyebut, DPUPR telah melaporkan kondisi jembatan di atas Kali Anyar tersebut ke Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. DPUPR berencana membuat detail engineering design (DED) upgrade jembatan Jl. M.W. Maramis dengan dana APBD-Perubahan 2017.

“Kami menilai jembatan perlu di-upgrade karena posisi pilar tengah sudah miring ke arah hulu sungai. Untuk pembangunan fisik kami usulkan di APBD 2018,” kata Joko.

Lowongan Pekerjaan
Sales Lapangan FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…