Ilustrasi: Pekerja mengeruk aspal menggunakan eskavator pada proyek perbaikan jalan. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos) Pekerja mengeruk aspal menggunakan eskavator pada proyek perbaikan jalan di Solo.. (Nicolous Irawan/JIBI/Solopos)
Senin, 7 Agustus 2017 05:00 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/Solopos Solo Share :

INFRASTRUKTUR SOLO
Perbaikan Jl. Kol. Sutarto Solo Dianggarkan Rp1,9 Miliar

Peningkatan Jl. Kol. Sutarto mendesak dilakukan lantaran banyak yang retak dan bergelombang.

Solopos.com, SOLO—Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bakal memperbaiki Jl. Kolonel Sutarto, Jebres, tahun ini. Peningkatan jalan ini mendesak dilakukan lantaran banyak yang retak dan bergelombang. Proyek perbaikan jalan ini menghabiskan anggaran Rp1,945 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD P) 2017 Kota Solo.

Ketua Komisi II DPRD Solo, Y.F. Sukasno, mengatakan Jl. Kol. Sutarto harus diperbaiki karena bila dibiarkan semakin membahayakan pengguna jalan. Kali terakhir perbaikan ruas jalan ini dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 senilai Rp5,037 miliar. Tetapi, bantuan dari pemerintah pusat ini untuk konstruksi peningkatan jalur lambat.

“Kondisinya memang sudah mendesak diperbaiki lantaran banyak yang retak di beberapa lokasi serta aspalnya bergelombang,” papar Sukasno kepada Solopos.com, Minggu (6/8/2017).

Di sisi lain, politikus Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) ini menyayangkan peningkatan jalur lambat Jl. Kol. Sutarto kurang memerhatikan kondisi di lapangan.

Menurutnya, jalan ini memiliki kontur tanah yang bergelombang sehingga mesti dikepras rata dulu baru dicor rabat beton bertulang. Selain itu, dia berharap pemasangan paving blok dan pedestrian juga harus rata serta memperhatikan letak drainase.

“Kami berharap Jl. Kol. Sutarto ini tambah bersih serta nyaman untuk pengguna jalur lambat seperti sepeda dan pejalan kaki. Terlebih nantinya ruas jalan juga diperbaiki,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Solo, Supriyanto, menambahkan Jl. Kol. Sutarto merupakan salah satu jalan utama di Kota Solo. Dengan demikian, kondisi ruas jalan ini mesti diperhatikan secara berkala mengingat mulai dari kendaraan bermotor hingga bertonase berat melalui jalur ini.

“Ruas jalan ini mendesak untuk diperbaiki sehingga menjadi pertimbangan pada plot APBD Perubahan,” ungkapnya.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPU PR Solo, Arif Nurhadi, menjelaskan sejumlah pekerjaan pada program peningkatan jalan dalam RKA APBD 2017 atas berbagai usulan dan pertimbangan. Salah satunya adalah usulan dari masyarakat yang merupakan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Solo.

Lowongan Pekerjaan
PT. GITA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…