Video Victor Laiskodat saat berpidato di Kupang, NTT. (Twitter)
Senin, 7 Agustus 2017 15:39 WIB John Oktaveri/JIBI/Bisnis Politik Share :

Demokrat Ingin Victor Laiskodat Diproses Polisi Sekaligus MKD

Partai Demokrat menginginkan proses hukum Victor Laiskodat diselesaikan bersamaan proses di MKD.

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto meminta proses hukum atas Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat segera dituntaskan. Selain itu, dia ingin proses di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Viktor dalam satu acara di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuding Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN sebagai pendukung gerakan khilafah dan pro radikalisme lantaran menolak Perppu No. 2/2017 tentang organisasi massa.

“Ada yang disampaikan di MKD, namun yang saya tahu persis sekarang sudah disampaikan kepada para aparat penegak hukum, kepada Bareskrim sehingga kita menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk bekerja dengan berkeadilan, transparan dan akuntabel,” kata Agus, Senin (7/8/2019).

Dia menegaskan bahwa laporan masyarakat ke MKD atau Mabes Polri harus diselesaikan. Menurutnya proses di MKD bisa berbarengan dengan proses hukum karena karena sudah ada yang melaporkan kepada MKD atau penegak hukum.

“Jadi, baik MKD maupun penegak hukum wajib memproses seluruh laporan yang disampaikan,” ujarnya.

Agus juga mengatakan bahwa Barisan Muda Partai Demokrat telah melaporkan ke Mabes Polri agar Viktor diproses secara hukum. Dengan demikian, maka lengkap sudah empat partai yang dituduhkannya melakukan proses hukum.

“Sudah laporkan ke kepolisian, sehingga lengkaplah seluruh partai politik yang disampaikan yaitu partai Demokrat, PKS, PAN dan Gerindra,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan bahwa langkah hukum yang diambil partainya terhadap Viktor merupakan cara-cara yang Pancasilais.

lowongan pekerjaan
DAQU TRAVEL HAJI & UMROH SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…