Ilustrasi tembakan (JIBI/Solopos/Reuters) Ilustrasi penembakan (JIBI/Solopos/Reuters)
Minggu, 6 Agustus 2017 18:02 WIB JIBI/Solopos/Antara Peristiwa Share :

Warungnya Didatangi Orang Misterius, Pedagang Nasi di Kuningan Didor

Seorang pedagang nasi di Kuningan ditembak orang tak dikenal di warungnya.

Solopos.com, CIREBON — Seorang warga asal Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menjadi korban penembakan oleh dua orang yang tidak dikenal, Sabtu (5/8/2017) malam.

“Korban atas nama Ahmad Nawar merupakan seorang pedagang nasi,” kata Kapolres Kuningan, AKBP Yuldi Yusman, di Kuningan, Minggu (6/8/2017).

Dia mengatakan kejadian itu pada Sabtu sekitar pukul 19.30 WIB, korban ditembak oleh orang. Lokasi kejadian berada di depan warung nasi milik korban yang beralamat di Lingkungan Puhun RT 017 RW 006 Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kuningan.

Yuldi melanjutkan dari keterangan saksi pelaku sebanyak dua orang dengan ciri-ciri satu pelaku yang melakukan penembakan menggunakan celana warna hitam, jaket hitam, dan helm warna hitam tinggi kurang lebih 150 cm. “Pelaku kedua menunggu di motor dengan ciri menggunakan celana warna putih, masker warna hitam, jaket hitam dan helm hitam perawakan tinggi,” tuturnya.

Yuldi menambahkan kronologi kejadian pelaku datang menggunakan sepeda motor diperkirakan jenis matik semacam Honda Vario warna putih dari arah timur. Mereka berhenti di dekat jembatan dekat TKP atau warung korban.

Kemudian satu pelaku turun mendatangi korban yang kebetulan korban dan istrinya sedang duduk di depan warungnya. Mereka langsung melakukan tembakan ke arah korban sebanyak kurang lebih enam kali.

“Diperkirakan yang mengenai tubuh korban sebanyak tiga tembakan, kemudian pelaku langsung kabur ke arah timur TKP dan warga langsung menolong korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur,” kata dia.

Lowongan Pekerjaan
PT. MEGA KHARISMA PACKINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Penurunan PTKP

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (4/8/2017). Esai ini karya Muhammad Aslam, seorang praktisi perpajakan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah aslam_boy@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Target penerimaan pajak yang sering tidak tercapai selalu menjadi perhatian khusus pemerintah dari tahun…