Bupati Sleman, Sri Purnomo, melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Candi Boko di komplek RSUD Prambanan, Senin (8/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati) Bupati Sleman, Sri Purnomo, melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung Candi Boko di komplek RSUD Prambanan, Senin (8/6/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Minggu, 6 Agustus 2017 20:20 WIB Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja Sleman Share :

RSUD PRAMBANAN
Pembangunan Ditarget Mulai 2019 Mendatang

RSUD Prambanan akan dikembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional

Solopos.com, SLEMAN — Rencana pengembangan RSUD Prambanan menjadi rumah sakit bertaraf internasional akan terwujud pada 2019 mendatang. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mempertimbangkan dua lokasi yang akan dijadikan rumah sakit tersebut.

Baca Juga : RSUD Prambanan Tambah Gedung Perawatan Anak

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman Hadro Kiswoyo mengatakan ada dua lokasi yang masih menjadi pertimbangan Pemkab untuk pengembangan RSUD Prambanan. Kedua lokasi tersebut berada di Madurejo dan Bokoharjo, Prambanan.

“Nanti akan kami telaah lahan lagi kedua lokasi itu. Mana yang paling memungkinkan untuk dijadikan rumah sakit bertaraf internasional,” jelasnya kepada Harian Jogja, Sabtu (5/8/2017).

Di Madurejo, katanya, ada lahan tanah kas desa (TKD) seluas sembilan hektare yang dipertimbangkan. Adapun di Bokoharjo terdapat lima hektare yang juga potensial dijadikan rumah sakit tersebut.

“Ada beberapa hal yang dipertimbangkan. Seperti luas lahan, akses atau jalan masuk ke rumah sakit, layak tidaknya lokasi dan lain-lain,” katanya.

Hanya saja, sambung Hardo, keberadaan kedua calon lahan baik di Madurejo maupun Bokoharjo bukan tanpa halangan. Di Madurejo misalnya, Pemkab masih harus melakukan pembebasan lahan untuk akses jalan menuju lokasi. Adapun calon lokasi di Bokoharjo meski dinilai paling dekat dengan akses jalan Jogja-Solo terkendala dengan keberadaan jaringan pipa Pertamina.

“Masalah-masalah seperti itu juga dipikirkan dan dicari solusinya,” katanya.

lowongan pekerjaan
BMT ALFA DINAR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…