Minggu, 6 Agustus 2017 18:22 WIB I Ketut Sawitra Mustika/JIBI/Harian Jogja Kota Jogja Share :

Pemkot Buka Peluang Gandeng Swasta untuk Pembangunan Science Park

Science Park akan melibatkan pihak swasta

Solopos.com, JOGJA — Pemerintah Kota Jogja membuka peluang kepada pihak swasta untuk terlibat dalam pembangunan science park yang merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan Jogja bagian selatan.

WISATA JOGJA : Dewan Setujui Pembangunan Science Park

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyampaikan jika pembangunan science park hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maka kemungkinan besar tidak akan selesai-selesai karena APBD yang dimiliki Pemkot Jogja jumlahnya terbatas.

“Karena itu dibutuhkan peran swasta. Namun peran swasta tidak ditekankan pada ownership tapi lebih pada partnership untuk mempercepat pembangunan,” ucap Haryadi di SD Muhammadiyah Sapen, pekan lalu.

Haryadi melanjutkan Pemkot Jogja saat ini tengah fokus mengkaji potensi ekonomi, sosial dan daya tarik di wilayah Jogja bagian selatan. Hal tersebut penting dilakukan untuk meyakinkan swasta karena apa yang dianggap menarik oleh pemerintah belum tentu dianggap sama oleh swasta.

Ia menyatakan nantinya pemabangunan di daerah selatan akan mengedepankan aspek lingkungan. “science park yang akan dibangun konsepnya berbasis ruang terbuka hijau namun memilik fungsi edukasi,” ujarnya.

Oleh karena itulah Haryadi tidak mempermasalahkan jika nantinya pembangunan taman tersebut akan mengorbankan areal persawahan. Rencananya science park akan dibangun di wilayah Tegalturi, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo. Tepatnya di depan Pasar Ikan Higienis.

Rencana pembangunan science park merupakan kelanjutan dari pengembangan ecodistrict yang sudah mulai dikembangkan di wilayah pingiran sungai Gajahwong. Ecodistric merupakan konsep pembangunan wilayah yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Edy Muhammad menyampaikan dukungannya terhadap rencana wali kota yang akan menggandeng swasta dalam pembangunan taman tersebut, “Sehingga perwujudannya tidak membebani APBD,” ungkapnya.

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…