Pesepakbola Persiba Bantul Ahmad Junaidi berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo, Asyaq Gufron pada lanjutan kompetisi Liga 2 2017 Grup 4 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/5/2017) siang. Pertandingan antara kedua kesebelasan berakhir dengan skor 1-1. (Harian Jogja/Jumali) Pesepakbola Persiba Bantul Ahmad Junaidi berebut bola dengan pesepak bola Persis Solo, Asyaq Gufron pada lanjutan kompetisi Liga 2 2017 Grup 4 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (7/5/2017) siang. Pertandingan antara kedua kesebelasan berakhir dengan skor 1-1. (Harian Jogja/Jumali)
Minggu, 6 Agustus 2017 16:22 WIB Jumali/JIBI/Harian Jogja Indonesia Share :

LIGA 2
Jelang Jamu Sragen United, Kiper Utama Persiba Terancam Diparkir

Liga 2, Persiba Bantul akan melawan Sragen United

Solopos.com, BANTUL — Penjaga gawang utama Persiba Bantul Putut Jati Purnomo terancam diparkir pada laga melawan Sragen United, di Stadion Sultan Agung Bantul, Kamis (10/8/2017) mendatang. Langkah ini dilakukan menyusul belum optimalnya penampilan kiper asal Bantul ini dalam menjaga gawang selama 10 pertandingan terakhir.

Berdasarkan klasemen yang ada, hingga pekan kesepuluh, Persiba masih berada di dasar klasemen Grup 4 Liga 2 2017 dengan belum pernah meraih kemenangan. Sebaliknya, dari 10 laga yang telah dijalani, gawang Putut sudah  kemasukan 17 gol, sementara lini depan Persiba baru mencetak 3 gol. Artinya ada selisih 14 kegolan yang diciptakan oleh Persiba.

Pelatih Persiba Hidayat mengatakan, pada laga melawan Sragen United, pihaknya kemungkinan tidak akan menurunkan Putut Jati. Selain dinilai telah melakukan kesalahan sehingga menyebabkan gawang Persiba jebol oleh sundulan penyerang Persis Solo Agung Supriyanto pada laga terakhir, Yayat-panggilan akrab Hidayat juga ingin mencoba kemampuan kiper Ahmad Aryo Fuad. Eks kiper Persiku yang didatangkan bersama dengan Nurul Iman (bek kiri) dan M Bilal (bek tengah) ini belum bisa mainkan saat melawan Persis di Stadion Manahan Solo, Kamis (3/8/2017) karena belum mendapatkan pengesahan surat dari Asprov PSSI Jawa Tengah.

“Nantinya kami harapkan ketiganya sudah bisa dimainkan saat menjamu Sragen United. Perubahan ini kami harapkan mampu menjaga iklim persaingan di dalam skuat sekaligus mengejar target meraih kemenangan di kandang,” kata Yayat kepada Solopos.com, Jumat (4/8/2017).

Mengenai kekuatan dari Sragen United, mantan bek kiri PSIM Jogja ini mengungkapkan dirinya sedikit banyak telah mengetahui tim yang kini diambil alih oleh Asprov PSSI Jawa Tengah tersebut. Di mana secara kekuatan dan kualitas tim, Gajah Purba-julukan Sragen United dinilai Yayat masih jauh dibandinhkan Persis Solo. Meski demikian, Yayat mengaku tidak akan menganggap remeh tim yang kini sedang mengalami kekosongan pelatih tersebut.

“Kami fokus persiapkan laga melawan Sragen United. Tidak ada pilihan, selain menang pada laga kali ini. Meski peluang kami untuk bertahan kecil, akan tetapi kami akan berusaha semaksimal mungkin di sisa laga yang ada,” tandasnya.

SMK MUHAMMADIYAH 04 BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Penurunan PTKP

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (4/8/2017). Esai ini karya Muhammad Aslam, seorang praktisi perpajakan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah aslam_boy@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Target penerimaan pajak yang sering tidak tercapai selalu menjadi perhatian khusus pemerintah dari tahun…