Menkominfo Rudiantara. (JIBI/Antara) Menkominfo Rudiantara. (JIBI/Antara)
Minggu, 6 Agustus 2017 17:10 WIB JIBI/Solopos.com/Antara Internet Share :

Ini yang Dibahas di Pertemuan Kemenkominfo dan Google

Kemenkominfo menggelar pertemuan dengan Google usai bertemu Line, Telegram, higga Facebook.

Solopos.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan pertemuan dengan Google, Jumat (4/8/2017). Pertemuan ini menjadi agenda lanjutan dari beberapa pertemuan sebelumnya dengan LINE, Telegram, serta Facebook.

Pertemuan yang digelar di gedung Kominfo tersebut, dihadiri oleh Menteri Kominfo Rudiantara dan Director Public Policy and Government Affair Southeast Asia and Greater China Google Asia Pacific, Ann Lavin.

Keduanya membahas soal penanganan konten negatif di semua layanan milik Google yang berkaitan dengan hoax, radikalisme, dan terorisme. Google telah sepakat untuk menaikkan pelayanannya (service level agreement) dalam memberantas konten-konten tersebut.

“Hari ini kami mengadakan pertemuan tentang bagaimana meningkatkan service level di platform Google. Yang kami bahas hari ini adalah mengenai penangan konten negatif, hoax, radikalisme, terorisme, dan sebagainya,” kata Rudiantara, seperti dilansir Antara, Jumat (4/8/2017).

Pria yang akrab disapa Chief RA itu juga menjelaskan bahwa saat ini Google telah mengembangkan sebuah mekanisme laporan masyarakat berupa penanda konten negatif. Mekanisme yang dinamakan trusted flagger tersebut memiliki konsep yang sama seperti yang diterapkan di layanan Youtube.

Selain itu Rudiantara juga mengatakan bahwa Google menyediakan legal removal yang berkaitan dengan hukum di Indonesia. Sehingga Google dan Kominfo dapat melakukan koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan terpilih seperti ICT Watch, Mafindo, Wahid Institute atau lainnya.

Sebelumnya, Kominfo juga telah melakukan pertemuan dengan Facebook pada Rabu atau 2 Agustus 2017. Pembahasan keduanya juga masih mengenai penanganan konten negatif di layanan Facebook.

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…