Ilustrasi pedagang daging ayam (JIBI/Solopos/Antara) Ilustrasi pedagang daging ayam (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Minggu, 6 Agustus 2017 20:03 WIB Danur Lambang Pristiandaru/JIBI/Solopos Solo Share :

Harga Garam di Solo Naik Lagi, Daging Ayam Menyusul

Harga garam di Solo kembali naik. Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam menjelang 17 Agustus.

Solopos.com, SOLO — Harga garam beryodium kembali naik di Solo. Pada saat yang sama, komoditas lainnya yakni daging ayam ras juga mengalami kenaikan harga.

Salah satu pedagang di Pasar Legi, Widati, mengatakan harga garam bata beryodium dengan merek Ndangdut melambung menjadi Rp33.000/pak. Harga garam halus beryodium dengan merk yang sama juga melambung menjadi Rp36.000/pak.

Sekitar dua pekan yang lalu, Widati menjual harga garam bata dan halus beryodium dengan merek Ndangdut masing-masing Rp25.000/pak dan Rp28.000/pak. “Pembeli banyak yang mengeluh karena harga garam terus naik. Tapi ya mau bagaimana lagi, saya kulak juga sudah tinggi dari distributor,” kata dia saat ditemui Solopos.com di kiosnya, Minggu (6/8/2017).

Pedagang lain, Sri Rahayu, mengaku sudah tidak menjual garam bermerk Ndangdut sejak dua pekan yang lalu. Dia mendapat kabar bahwa pabrik garam Ndangdut tidak beroperasi sehingga produksinya macet. Akhirnya dia menjuak garam beryodium bermerk Abang Gendut.

“Harganya juga naik. Dua pekan lalu garam bata beryodium merk Abang Gendut Rp19.000/pak kini Rp20.000/pak. Garam halus beryodium merk Abang Gendut juga naik. Dua pekan lalu harganya Rp23.000/kg jadi Rp25.000/kg,” ujarnya.

Selain garam, harga daging ayam ras di Pasar Legi juga naik. Salah satu penjual daging ayam di Pasar tersebut, Yamti, menjual daging ayam ras senilai Rp32.000/kg. Empat hari lalu, dia menjual komoditas tersebut senilai Rp28.000/kg.

“Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia harga daging ayam ras naik karena permintaannya juga naik. Biasanya juga seperti itu setiap tahun,” paparnya.

Di sisi lain, harga beberapa komoditas lain seperti cabai dan bawang mengalami penurunan. Pantauan Solopos.com di Pasar Legi, harga bawang merah yang sebelumnya Rp35.000/kg jadi Rp15.000/kg. Harga bawang putih kating semula Rp35.000/kg jadi Rp26.000/kg. Bawang putih sisco sebelumnya Rp20.000/kg kini Rp16.000/kg. Harga komoditas tersebut berangsur turun sejak lima hari lalu.

Komoditas cabai juga mengalami penurunan harga. Harga cabai rawit merah sebelumnya Rp35.000/kg kini Rp20.000/kg. Cabai merah besar dan keriting semula Rp20.000/kg jadi Rp15.000/kg. Cabai hijau besar sebelumnya Rp15.000/kg kini Rp10.000.

Cabai rawit putih semula Rp18.000/kg jadi Rp13.000/kg. Pedagang cabai di pasar Legi, Kati Budiman, mengatakan harga cabai berangsur turun karena terjadi panen yang bebarengan di sejumlah daerah baik di Soloraya maupun di luar Soloraya.

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…