ShahRukh Khan
Minggu, 6 Agustus 2017 20:10 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

BOLLYWOOD
Gara-Gara Iklan Krim Cukur, Shahrukh Khan Dipolisikan

Aktor Bollywood SRK dilaporkan ke polisi gara-gara iklan krim cukur yang dibintanginya.

Solopos.com, SOLO – Aktor top Bollywood, Shah Rukh Khan (SRK), digugat oleh seorang pria bernama Rajkumar Pandey yang merasa tertipu. Pria tersebut melaporkan SRK ke pihak berwajib lantaran wajahnya alergi setelah memakai krim pencukur jenggot dari iklan yang dibintanginya.

Dilansir Indian Express, Kamis (3/8/2017), Rajkumar Pandey menganggap SRK telah melakukan penipuan. Ia menuding SRK memberikan informasi yang menyesatkan publik. Pasalnya, selaku bintang iklan, SRK mengklaim krim tersebut merupakan yang terbaik di India.

Dalam laporan itu, Rajkumar melampirkan bukti pemeriksaan wajahnya yang mengalami ruam setelah memakai krim tersebut. Ia sampai harus menjalani perawatan di rumah sakit untuk menyembuhkan ruam tersebut. Kejadian itu membuatnya sangat kesal karena merasa dirugikan.

Menanggapi laporan itu, pihak kepolisian langsung mengirim surat pemberitahuan kepada SRK, produsen krim, dan Dinas Kesehatan. Mereka berharap kasus ini bisa diselesaikan dengan baik. Sebab, ada banyak orang yang memakai krim cukur tersebut.

Kendati demikian, sampai saat ini aktor yang dijuluki King of Bollywood itu belum memberikan tanggapan. Pasalnya, saat ini SRK tengah sibuk mempromosikan film terbarunya, Jab Harry Met Sejal. Namun, salah seorang dari manajemennya mengatakan kontrak SRK dengan produsen krim tersebut telah berakhir.

“Perlu kalian ketahui, saat ini SRK sudah tidak menjadi bintang iklan produk tersebut. Kontrak antara produsenn dangan SRK telah berakhir sejak April 2016,” tutur pihak manajemen SRK seperti dilansir Pink Villa.

ADMINISTRASI PERKANTORAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Penurunan PTKP

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (4/8/2017). Esai ini karya Muhammad Aslam, seorang praktisi perpajakan yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah aslam_boy@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Target penerimaan pajak yang sering tidak tercapai selalu menjadi perhatian khusus pemerintah dari tahun…