Ilustrasi sup (Boldsky) Ilustrasi sup (Boldsky)
Sabtu, 5 Agustus 2017 09:45 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Kesehatan Share :

TIPS DIET
Jus dan Sup, Mana Lebih Baik?

Tips diet kali ini tentang makanan yang lebih baik dikonsumsi antara jus dan sup.

Solopos.com, SOLO – Orang yang sedang menjalani program menurunkan berat badan sangat disarankan mengonsumsi sayur dan buah-buahan. Kedua makanan itu terbukti ampuh membuat perut terasa kenyang tanpa khawatir bobot bertambah.

Belakangan ini, diet makanan mentah alias raw food banyak dilakukan karena dianggap ampuh menurunkan bobot tubuh. Pelaku diet ini hanya diperbolehkan makan sayur dan buah dalam kondisi mentah. Bagi yang tidak doyan, mereka biasanya akan membuat jus dari bahan tersebut. Tapi, ternyata mengonsumsi jus sayur dan buah mentah saja tidak mampu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh.

Pelaku diet tetap harus makan makanan yang dimasak seperti sup untuk menjaga keseimbangan tubuh. Sayangnya, beberapa orang takut mengonsumi sup karena dianggap mengandung banyak lemak. Padahal, anggapan itu jelas salah besar.

Kuah sup yang dibuat dari kaldu ayam, ikan, atau sapi, memang mengandung lemak. Belum lagi bumbu utama sup, yakni garam yang dianggap mengikat lemak. Tapi, semua kandungan dari bahan makanan itu ternyata sangat dibutuhkan oleh tubuh. Jadi, sebenarnya mana yang lebih baik dikonsumsi antara sup dan jus?

Kedua makanan olahan itu sama baiknya. Tapi, sejumlah ahli gizi beranggapan sup lebih baik dikonsumsi daripada jus. Mengapa demikian? Dilansir Boldsky, Jumat (4/8/2017), mengonsumsi makanan yang telah dimasak jelas lebih baik bagi tubuh. Ada banyak sayuran yang bisa dimasak menjadi sup, mulai dari kubis, wortel, brokoli, kapri, lobak, serta bayam. Semua sayuran itu jelas memberikan nutrisi yang cukup, bahkan jika Anda hanya memakannya sekali dalam sehari.

Kaldu sup yang terbuat dari berbagai jenis daging itu tinggi kalsium yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Anda tidak akan menemukan kalsium yang banyak selain dari daging. Lihat saja, sup menjadi hidangan yang disajikan kepada orang sakit. Ini membuktikan sup mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Makan sup juga akan membuat perut kenyang lebih lama, tidak seperti jus. Minuman itu hanya mengandung air dan sedikit serat yang tidak mampu mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. Orang yang melakukan diet raw food biasanya hanya akan mengonsumsi jus dan melewatkan makanan lain. Ini jelas cara diet yang salah. Alih-alih sehat, Anda justru akan menderita penyakit mag.

Selain itu, kandungan gula dalam buah yang dibuat menjadi jus juga sangat tinggi. Meski menyehatkan, Anda tetap harus memperhatikan asupan gula tersebut. Jangan sampai melebihi batas normal yang akan menimbun lemak di tubuh.

Jadi, jika sedang diet alangkah lebih baiknya mengonsumsi sup daripada hanya meminum beberapa botol jus buah dan sayur. Mengonsumsi sup akan membuat Anda tetap sehat dengan bonus bobot tubuh berkurang. Selain itu, Anda juga tetap bisa meminum jus sebagai selingan. 

 

lowongan pekerjaan
CV MUTIARA BERLIN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…