Pelaku penjambretan terhadap perempuan hamil, Anang Aji Saputro (kaos Zero), 24, warga Kampung Sewu RT 005/RW 005, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Sabtu (5/8/2017), di Mapolresta Solo, menunjukkan kakinya yang masih diperban setelah ditembak polisi saat penangkapan. (Arif Fajar S./JIBI/Solopos) Pelaku penjambretan terhadap perempuan hamil, Anang Aji Saputro (kaos Zero), 24, warga Kampung Sewu RT 005/RW 005, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, Sabtu (5/8/2017), di Mapolresta Solo, menunjukkan kakinya yang masih diperban setelah ditembak polisi saat penangkapan. (Arif Fajar S./JIBI/Solopos)
Sabtu, 5 Agustus 2017 15:15 WIB Arif Fajar S./JIBI/Solopos Solo Share :

PENJAMBRETAN SOLO
Penjambret Ibu Hamil di Kota Barat Tertangkap Berkat Bantuan Gojek

Penjambretan Solo terjadi di Kota Barat.

Solopos.com, SOLO — Pelaku penjambretan seorang perempuan hamil di Kota Barat Solo, Anang Aji Saputro, 24, warga Kampung Sewu RT 005/RW 005, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo, dilumpuhkan polisi dengan sebuah tembakan di kaki kanannya.

“Pelaku mengancam polisi dan berbelit-belit bahkan sempat terjadi duel ketika diminta menunjukkan barang hasil kejahatannya, sehingga terpaksa kami lumpuhkan,” terang Kasatreskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mewakili Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo kepada wartawan, Sabtu (5/8/2017), di Polresta Solo.

Aksi penjambretan terjadi ketika korban bernama Diarinta Ayu Mulyaningrum yang tengah hamil sembilan bulan menunggu ojek online setelah membeli martabak di Kota Barat, Solo, Selasa (25/7/2017) malam. Korban berdiri di depan SDN 15 Jl. dr. Moewardi, Solo.

Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor memepet korban dan merampas tas hitam berisi dompet, uang Rp57.000, Samsung Tab, Iphone, Asus Zenphone, ATM, dan surat-surat penting lainnya.

Korban yang ketakutan menangis dan menceritakan kejadian tersebut ke pengemudi Gojek yang datang tak lama kemudian. Menggunakan aplikasi yang ada, pengemudi Gojek berkoordinasi dengan rekan-rekanya mencari keberadaan pelaku.

Akhirnya pengemudi Gojek sampai di tepi sungai di Jagalan, Jebres, dan menemukan sepeda motor pelaku yakni Yamaha Vega warna hitam bernomor polisi AD 3145 AO.

Puluhan pengemudi Gojek yang menerima kabar adanya pengguna ojek online jadi korban penjambretan mendatangi lokasi ditemukannya sepeda motor yang digunakan pelaku. Mereka kemudian mencari keberadaan pelaku dan berhasil menemukannya.

Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Polisi menangkap pelaku dan menginterograsinya.

“Terhadap aksi pelaku diterapkan pasal 363 KUHP,” jelas Agus Puryadi.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…