Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini yang ditangkap OTT KPK menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Jumat (4/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo) Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini yang ditangkap OTT KPK menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Jumat (4/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)
Sabtu, 5 Agustus 2017 01:50 WIB JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo Feature Share :

FOTO KORUPSI KLATEN
Bupati Sri Hartini Dengarkan 21 Saksi

Korupsi Klaten menyeret Bupati Sri Hartini ke PN.

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kanan) di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Jumat (4/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini (kanan) di Pengadilan Tipikor Semarang, Jateng, Jumat (4/8/2017). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Bupati nonaktif Klaten Sri Hartini yang menjadi terdakwa dalam kasus suap promosi dan mutasi jabatan setelah ditangkap operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (4/8/2017). Dalam sudang beragenda mendengarkan keterangan saksi tersebut, Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan 21 saksi yang terdiri atas 19 kepala desa dan dua karyawan swasta.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…