calon haji Indonesia di Mekah Ilustrasi calon haji Indonesia di Mekah (Kemenag.go.id)
Sabtu, 5 Agustus 2017 09:31 WIB Septina Arifiani/JIBI/Solopos.com Peristiwa Share :

HAJI 2017
Hari Ini, Jemaah Calon Haji Mulai Berangkat ke Mekah

Mulai hari ini jemaah calon haji mulai berangkat ke Mekah.

Solopos.com, MADINAH – Jemaah calon haji yang selesai menyelesaikan Arbain akan diberangkatkan ke Mekah, Sabtu (5/8/2017). Mereka akan melakukan umrah qudum setelah sebelumnya melakukan niat umrah di miqat Bir Ali (abyar ‘ali).

Menurut Amin Handoyo Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, hari ini terdapat 1 kloter dengan 393 jemaah yang akan bergeser dari Madinah ke Mekah hari pertama.

Pergerakan ini lanjut Amin akan dikoordinasikan dengan Muasasah Arab Saudi, baik itu terkait pengawasan maupun input data.

“Semua data diinput, dipastikan dokumennya sudah beres atau belum kemudian waktu pendorongan tidak melebihi kuota yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, kalau ada jemaah sakit maka paspor dipisah dengan lain, nanti jemaah itu akan dievakuasi secara terpisah,” ungkap Amin dikantor haji Indonesia Madinah, Jum’at (4/8/2017).

Amin sebagaimana dilansir situs Kemenag.go.id, mengingatkan pada jemaah untuk bersiap diri. Sebelum jadwal berangkat ke Mekah, bus bagi jemaah tiba lebih awal yakni empat jam, sehingga koper diharapkan sudah terangkut di dalam bus.

“Koper jemaah minimal sudah diturunkan di loby, sehingga ketika bus itu datang, tasnya bisa dimasukkan dalam bagasi. Waktunya ini jam 17.00 Waktu Arab Saudi,” urainya.

Ia menjelaskan sebelum menuju Mekah, Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam) akan melakukan sweeping di hotel. Ini dilakukan untuk mengetahui apakahan jemaah sudah naik di transportasi yang disediakan atau belum.

“Tidak hanya jemaah, sweeping dilakukan juga untuk barang jemaah kemungkinan ada yang tertinggal atau tidak. Makanya ketika jemaah turun, petugas sektor khususnya melakukan sweeping ke kamar-kamar,” ujarnya.

Sesuai kontrak yang dilakukan dengan hotel, mereka menyiapkan kamar selama 40 waktu salat wajib. Namun itu bukan tanpa kendala, jika salat berakhir Mahgrib atau Isya, itu berarti menginap sampai pagi, sedangkan batas akhir pemberangkatan dari Madinah ke Mekah jam 18.00 WAS.

“Kalau ada perubahan jadwal maka kita harus negosiasi dengan pemilik rumah. Tapi mereka ngerti kok. Kecuali kayak JKS 1 yang terlambat mengubah jadwal, satu sisi dia harus mengerjakan 40 salat, satu sisi dia terlambat satu hari, jadi ada lima salat yang hilang, jadi kita sediakan hotel cadangan,” pungkasnya.

lowongan pekerjaan
BPR SAMI MAKMUR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Musik Pop dan Nikah Muda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (21/10/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pengelola Buletin Bukulah! Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Saat isu komunisme (lagi-lagi) diangkat ke publik sekian waktu lalu,…