Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua dari kiri). (Facebook.com-Siti Atikoh) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kedua dari kiri). (Facebook.com-Siti Atikoh)
Sabtu, 5 Agustus 2017 21:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

Gubernur Jateng Wanti-Wanti Kades Hati-Hati Gunakan Dana Desa

Gubernur Ganjar Pranowo mewanti-wanti para kepala desa di Jateng agar berhati-hati saat menggunakan dana desa.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan pesan kepada seluruh kepala desa agar berhati-hati dalam mengelola dan menggunakan dana desa sehingga tidak terjerat hukum. “[Di Jateng] jangan sampai terjadi peristiwa seperti di Pamekasan Madura, kepala desa ditangkap karena menyelewengkan dana desa,” tuturnya di Kota Semarang, Sabtu (5/8/2017).

Orang nomor satu di Provinsi Jateng itu mengaku telah berulang kali memperingatkan kepala desa agar mengelola dana desa secara transparan serta bertanggung jawab. Ganjar Pranowo mengapresiasi kepala desa yang menempelkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB-Des) di balai desa sehingga bisa dilihat langsung oleh masyarakat sebagai bentuk transparansi anggaran.

“Dengan mengumumkan APB-Des tersebut, masyarakat bisa mengetahui sumber dana desa, besaran bantuan keuangan dari kabupaten dan provinsi, jumlah pendapatan asli daerah, alokasi dana desa, serta pendapatan lain-lain,” ujarnya.

Ganjar Pranowo mengungkapkan, meskipun pengelolaan dana desa sebagian besar di Provinsi Jateng sudah cukup baik, tetapi ada beberapa indikasi kurang transparan dan akuntabel sehingga perlu adanya pola audit yang sederhana atau tidak rumit. Hal itu bertujuan agar para perangkat desa tidak mengalami kesulitan ataupun terjadi kekeliruan dalam penyusunan laporan pengelolaan uang negara tersebut.

“Pemprov Jateng siap mendampingi perangkat desa agar bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan benar, termasuk mengenai pengelolaan dana desa,” tandas Gubernur Jateng.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…