Kalakhar BPBD Jateng. Kalakhar BPBD Jateng, Sarwa Pramana. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
Sabtu, 5 Agustus 2017 13:50 WIB Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com Semarang Share :

BENCANA JATENG
Atasi Kekeringan, BPBD Siapkan Rp600 Juta

Bencana kekeringan membuat BPBD Jateng menyiapkan dana sekitar Rp600 juta.

Solopos.com, SEMARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan anggaran sekitar Rp600 juta untuk menanggulangi kekeringan di Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2017 ini.

Dana sebesar itu oleh BPBD Jateng salah satunya digunakan untuk penyediaan air bersih di daerah-daerah yang rawan kekeringan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng, Sarwa Pramana, menyebutkan anggaran penanganan kekeringan untuk BPBD Jateng sekitar Rp600 juta itu belum termasuk dana yang akan diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekitar Rp8 miliar.

“Kalau untuk masing-masing kabupaten/kota di Jateng dana penangganannya ada sendiri. Setiap kabupaten/kota anggarannya sekitar Rp2 miliar-Rp3 miliar, totalnya mencapai Rp1,676 miliar,” ujar Sarwa saat dijumpai Semarangpos.com di ruang kerjanya, Jumat (4/8/2017).

Sarwa menambahkan saat ini Provinsi Jateng segera menetapkan status siaga kekeringan. Penetapan itu dikeluarkan menyusul sudah ada tiga daerah yang mengajukan surat keputusan siaga kekeringan. Ketiga daerah itu, yakni Temanggung, Boyolali, dan Kebumen.

“Syarat untuk menetapkan siaga itu minimal ada dua daerah yang mengajukan. Saat ini suratnya dari tiga daerah itu sudah ada di meja Gubernur dan kemungkinan pekan depan ditetapkan,” beber Sarwa.

Sarwa mengungkapkan dari pemetaan Daerah Rawan Bencana (DRB) ada 30 kabupaten dan kota yang rawan kekeringan. Sebarannya di 275 kecamatan dan 1.254 desa dengan 1.412.161 jiwa yang terdampak.

“Itu pemetaan didasarkan bencana kekeringan yang terjadi tahun lalu. Kalau prediksi kami ada 1.314 desa di 219 kecamatan dan 27 kabupaten/kota di Jateng yang rawan bencana kekeringan,” imbuh Sarwa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…