Seorang polisi membantu warga yang terlihat sudah lansia di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Isa Agus Setiaji) Seorang polisi membantu warga yang terlihat sudah lansia di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jateng. (Facebook.com-Isa Agus Setiaji)
Sabtu, 5 Agustus 2017 12:50 WIB JIBI/Solopos/Antara Semarang Share :

AKSI POLISI
Seberangkan Manula di Tugu Muda, Polisi Malah Dicerca

Aksi polisi yang menyerberangkan seorang yang tampak sudah lanjut usia (lansia) justru menuai cercaan dari warganet.

Solopos.com, SEMARANG – Aksi polisi di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang menyeberangangkan seorang yang tampak seperti orang lanjut usia (lansia) tertangkap mata lensa seorang warganet. Namun langkah polisi membantu manusia lanjut usia (manula) tersebut justru memicu cibiran dari warganet. Mengapa?

Cercaan warganet itu bermula saat pengguna akun Facebook Isa Agus Setiaji membagikan foto aksi polisi tersebut ke dinding grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar), Jumat (4/8/2017). “Patut dicontoh pak polisi ini. Dia bertugas di pos polisi Tugu Muda,” ungkapnya pada keterangan foto yang ia unggah.

Namun sebagian warganet tampaknya menganggap aksi polisi tersebut bukanlah aksi yang luar biasa. Bahkan, mereka menganggap tindakan polisi itu hanyalah bagian dari upaya perbaikan citra atau yang kerap disebut pencitraan.

Duit e jek akeh lur, dadi berbuat baik [Uangnya masih banyak, sehingga bisa berbuat baik],” tulis pengguna akun Facebook Aristo Winska Dwi Reno.

Ojo ojo gur pencitraan tok ki seng moto koncone dw [Jangan-jangan cuma pencitraan dan yang memotret adalah temannya],” tulis pengguna akun Facebook Dimas Sugeng.

Sebagian netizen lainnya lantas mengungkapkan bahwa mereka pernah menemui polisi di beberapa kawasan di Semarang yang membantu pejalan kaki menyeberang jalan namun dengan dipotret. Atas dasar pengalaman itulah mereka menduga hal itu hanyalah upaya pencitraan polisi.

Aq wingi minggu dolan simpang 5 karo anak bojo pas nyebrang sebra cros disebrangke pak polisi la aq kaget dengaren aq disebrangke pak polisi trs aq ngomong matur suwun. La pas delok mobil polisi jebulane ono seng fto la seng fto koncone dewe posisi ftone neng mburi mobil bar moto lngsng geblas [Saat saya ke Simpang Lima beberapa waktu lalu, saya diseberangkan polisi. Ternyata ada temannya yang memotret dari belakang mobil, sehabis menyeberangkan langsung pergi begitu saja],” tulis pengguna akun Facebook Andi Thole.

Namun ada pula segelintir warganet yang memuji aksi polisi di kawasan Tugu Muda tersebut. Menurut mereka, tindakan itu adalah salah satu kewajiban polisi dalam melindungi masyarakat.

Meski sempat dicera, aksi polisi tersebut nyatanya berhasil menyita perhatian warganet di grup Facebook MIK Semar. Kiriman mengenai polisi yang membantu warga menyeberangkan warga itu telah dibagikan beberapa kali oleh warganet dan telah mendapatkan lebih dari 1.200 likes. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Lowongan Pekerjaan
PT. MEGA KHARISMA PACKINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Dilema Suporter

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (31/7/2017). Esai ini karya Suwarmin, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah suwarmin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Suporter adalah pemanis dalam permainan sepak bola. Tepuk tangan suporter, nyanyian mereka, gerak dan gesture mereka, bahkan lenguhan yang…