Warga menunjukkan lokasi penemuan granat di Dukuh/Desa Gledeg, Kecamatan Karanganom, Jumat (4/8/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos) Warga menunjukkan lokasi penemuan granat di Dukuh/Desa Gledeg, Kecamatan Karanganom, Jumat (4/8/2017). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Jumat, 4 Agustus 2017 19:15 WIB Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos Klaten Share :

Warga Klaten Temukan Granat Berkarat di Pekarangan Rumah

Warga Karanganom, Klaten, menemukan granat berkarat di pekarangan rumah.

Solopos.com, KLATEN — Warga Dukuh/Desa Gledeg, RT 001/RW 003, Kecamatan Karanganom, Klaten, Sujarwanto, 54, menemukan granat di pekarangan rumah, Jumat (4/8/2017). Granat nanas itu dipastikan sudah tidak aktif.

Granat ditemukan Sujarwanto saat menebang pohon petai di pekarangan rumahnya, Jumat sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, ia curiga dengan benda yang sudah berkarat tergeletak di tanah berdekatan dengan pagar. Saat didekati, ia mencurigai benda itu sebuah granat.

“Sebelumnya tidak pernah melihat langsung. Ya tahunya dari gambar-gambar itu, kok mirip. Bentuknya seperti nanas ukurannya sebesar genggaman tangan,” kata Sujarwanto saat ditemui wartawan di rumahnya.

Temuan itu lantas dilaporkan ke ketua RT dan diteruskan ke perangkat desa setempat. Polisi yang menerima laporan terkait temuan granat tersebut lantas mendatangi lokasi.

Bersama aparat Koramil Karanganom, petugas Polsek lantas membawa granat itu agar tak membahayakan warga pada pukul 11.00 WIB. Sujarwanto mengatakan granat yang ditemukan sudah berkarat.

Selama ini, belum pernah ditemukan bahan peledak seperti granat di lingkungan sekitar rumahnya. “Kondisinya sudah berkarat. Mungkin peninggalan zaman penjajahan dulu. Kemungkinan sebelumnya terpendah namun karena tanahnya terkena air granat akhirnya terlihat,” kata Sujarwanto.

Kapolsek Karanganom, AKP Sugeng Handoko, menjelaskan granat itu sudah dibawa anggota Polsek bersama Koramil Karanganom. Ia memastikan granat tersebut tak aktif.

“Kami sudah mengecek. Granatnya tidak aktif. Saat ini masih di mapolsek namun segera kami limpahkan ke Polres,” katanya.

 

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…