Kenangan Suryo Bawono tentang Ryan Thamrin (Instagram @bawonosuryo) Kenangan Suryo Bawono tentang Ryan Thamrin (Instagram @bawonosuryo)
Jumat, 4 Agustus 2017 17:36 WIB Chelin Indra Sushmita/JIBI/Solopos.com Issue Share :

Sedihnya, Kenangan Suryo Bawono tentang Ryan Thamrin "Dr Oz Indonesia"

Begini kesedihan Suryo Bawono mengingat kenangan tentang host Dr OZ Indonesia, Ryan Thamrin.

Solopos.com, SOLO – Kabar meninggalnya pembawa acara Dr Oz Indonesia, Ryan Thamrin, Jumat (4/8/2017), menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabatnya. Kepergian dokter tampan kelahiran Tanjung Pinang, Riau, 27 Mei 1978, itu membuat salah seorang sahabatnya, Suryo Bawono sangat sedih.

Lewat akun Instagram pribadinya, @bawonosuryo, dokter spesialis kesehatan reproduksi itu mengungkapkan sisi lain dari sosok Ryan. Baginya, Ryan adalah pribadi yang sangat baik lantaran tak mau merepotkan orang lain.

“Saya mendapat kesan almarhum tidak mau menyulitkan dan merepotkan banyak orang. Almarhum meninggal di rumah kakaknya. Kebetulan kakak almarhum tersebut pasien lama yang melahirkan dengan saya,” tulis Suryo.

Menurut kabar yang beredar, Ryan meninggal akibat terpeleset saat berada di kamar mandi. Namun, Suryo menjelaskan kematian Ryan disebabkan oleh penyakit saluran cerna yang telah lama diderita. “Informasi dari kakak almarhum, yang bersangkutan mengalami sakit saluran cerna (mag) dan sulit makan. Beberapa hari menjelang wafat tidak bisa masuk makanan. Namun almarhum menolak berobat apalagi dirawat,” jelasnya.

Sebagai sahabat, Suryo pun datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ryan. Ia tak menyangka orang sebaik Ryan pergi begitu cepat. Pihak keluarga bahkan mempersilakan dia melihat wajah jenazah Ryan. Namun, ia menolak karena ingin menyimpan memori indah tentang Ryan di dalam hatinya.

“Tadi diberikan kesempatan oleh keluarga untuk menyingkap penutup wajah dan melihat wajah terakhir almarhum. Namun hati saya enggan menyingkap kain penutup. Biarlah bayangan wajah almarhum selama masih sehat seperti ditayangan TV yang masih tersimpan di memori saya,” tandasnya.

Ucapan belasungkawa terus mengalir mengiringi kepergian Ryan. Warganet tampak sangat kehilangan sosok dokter tampan yang banyak memberi informasi seputar dunia kesehatan itu. “Innaliallahi, semoga Allah mengampuni semua kesalahannya. Dia pulang di hari yang baik,” tulis @hannazajie.

“Turut berduka, semoga almarhum diberi tempat terindah di sisi Tuhan dan dilapangkan kuburnya, amin,” imbuh @hunnyney.

“Semoga dokter Ryan khusnul khotimah. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan keikhlasan,” sambung @srie_0202. 

 

CV.MULTIKOMUNIKA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Perlindungan Kearifan Lokal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (2/8/2017). Esai ini karya Tundjung W. Sutirto, dosen di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan peminat tema-tema kebudayaan. Alamat e-mail penulis adalah tundjungsutirto@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Menurut UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan…