Polisi mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di pinggiran alas karet di Dukuh Gondang, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, Jumat (4/8/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos) Polisi mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan di pinggiran alas karet di Dukuh Gondang, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, Jumat (4/8/2017). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)
Jumat, 4 Agustus 2017 10:47 WIB Tri Rahayu/JIBI/Solopos Sragen Share :

PENEMUAN MAYAT SRAGEN
Begini Ciri-Ciri Jenazah Pria dengan Kaki dan Tangan Terikat di Kedawung

Penemuan mayat Sragen, jenazah di Kedawung diperkirakan berumur 50 tahun.

Solopos.com, SRAGEN — Penemuan sesosok jenazah pria di pinggiran alas karet di Dukuh Gondang, Desa/Kecamatan Kedawung, Sragen, Jumat (4/8/2017) pagi, menggegerkan masyarakat setempat.

Sejauh ini, identitas jasad dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dan hidung terlakban itu belum terungkap. (baca: Jenazah Pria dengan Kaki dan Tangan Terikat Ditemukan di Alas Karet Kedawung)

Keterangan yang dihimpun solopos.com, jenazah korban memiliki ciri-ciri mengenakan kemeja pendek bergaris warna biru, putih, dan hitam serta bercelana jin pendek warna biru. Korban juga berkumis dan memiliki tinggi badan 160 cm. Diperkirakan umurnya sekitar 50 tahun.

Mayat tanpa identitas itu dibawa ke Solo dengan ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI).

Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi, Kamis pagi, menyampaikan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya tak menemukan banyak petunjuk.

“Barang bukti juga minim dan identitas belum diketahui. Kami masih menyelidiki kasus itu,” kata┬ádia.

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pendidikan yang Memerdekakan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (21/8/2017). Esai ini karya Mohamad Ali, Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dan pengasuh Perguruan Muhammadiyah Kota Barat, Solo. Alamat e-mail penulis adalah ma122@ums.ac.id. Solopos.com, SOLO–Memasuki umur 72 tahun kemerdekaan…